Share This

Leuser

Kawasan Leuser disebut memiliki jumlah fauna terbanyak di Asia. Hutan ini dinilai sebagai lokasi terakhir yang memungkinkan untuk mempertahankan populasi sejumlah spesies yang langka seperti harimau.

EDITORIAL

Rabu, 30 Nov 2016 07:54 WIB

Ilustrasi: kebun sawit

Ilustrasi: kebun sawit menginvasi hutan lindung (foto: danangdkw)

Kabar buruk buat lingkungan hidup. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan terkait Kawasan Ekosistem Lauser (KEL).  Dalam pertimbangannya kemarin, hakim menilai kawasan itu sudah diakomodir pada kawasan lindung. Majelis menilai tidak ada unsur kerugian  masyarakat atas tak masuknya KEL dalam Peraturan Daerah atau Qanun Rencana Tata Ruang Wilayah Aceh.      

Gugatan itu diajukan masyarakat Aceh melalui Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (Geram) pada Januari lalu. Mereka geram lantaran KEL tidak dimasukkan dalam kawasan  strategis nasional dengan fungsi lindung   di negeri serambi mekkah. Padahal ketika pemerintah pusat mengevaluasi  qanun, sudah ada catatan untuk memasukkan KEL atau aturan itu akan dicabut. 

Akibat tak masuk dalam aturan daerah, sejumlah organisasi lingkungan di Aceh menyebut puluhan ribu hektare lahan beralih fungsi. Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) mencatat dalam enam bulan pada tahun ini saja, ada 4 ribu hektare lebih yang beralih fungsi. Kawasan yang semestinya dijaga kelestariannya itu berubah fungsi akibat pembalakan liar, konversi menjadi kebun sawit hingga lantaran pembukaan ruas jalan.

Kawasan Leuser disebut memiliki jumlah fauna terbanyak di Asia. Hutan ini dinilai sebagai lokasi terakhir yang memungkinkan untuk mempertahankan populasi sejumlah spesies yang langka seperti harimau, badak, orang hutan dan gajah. Jutaan orang dan binatang menggantungkan hidupnya atas keberadaan KEL. Itu salah satu sebab  Leuser pada delapan tahun lalu ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kawasan strategis nasional. Tujuannya untuk merehabilitasi dan merevitalisasi kawasan.

Sayang hukum kali ini belum berpihak pada kelestarian lingkungan di Leuser. Upaya banding akan dilakukan oleh para aktivis lingkungan di Aceh. Kelestarian kawasan Leuser sedikit banyak akan tergantung pada putusan banding kelak. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.