Membangun Peradaban Bangsa

Sekecil apapun upaya kita menjaga situasi yang tenang perlu dijaga. Menahan diri dari godaaan mem-viral-kan berita yang belum tentu benar, termasuk diantaranya.

OPINI , EDITORIAL

Kamis, 18 Apr 2019 00:04 WIB

Author

KBR

Penghitungan suara di TPS Pemilu 2019

Penghitungan surat suara untuk Pileg di TPS masih terus berlangsung hingga malam hari. (Foto: Antara/Basri Marzuki).

Kali pertama dalam sejarah, Indonesia melaksanakan pemilu serentak, Pilpres  dan Pileg.  Ada 193 juta pemilih yang diprediksi memberikan suara mereka di lebih 800 ribu tempat pemungutan suara (TPS). 

Betul, masih ada kekurangan di sana sini. Mulai dari terlambatnya logistik, buka TPS tidak tepat waktu, tertukarnya surat suara, kurang terfasilitasinya pemilih difabel hingga kericuhan di beberapa titik pemungutan suara. Semua kendala dihadapi demi Pemilu  yang lebih baik.

Sabar dan tenang. Ini belum lagi selesai. Hasil resmi Pemilu serentak 2019 yang berlangsung Rabu (17/4/2019) kemarin, baru bisa dibuka KPU paling lama pada 22 Mei 2019. Sekecil apapun upaya kita menjaga situasi yang tenang perlu dijaga. Menahan diri dari godaaan mem-viral-kan berita yang belum tentu benar, termasuk diantaranya.

Kita tidak perlu bereaksi berlebihan atas hasil hitung cepat hasil lembaga survei. Jaga hati tetap dingin hingga hasil resmi diumumkan KPU . Ini bukan perkara jagoan siapa yang menang. Ini soal kerja-kerja bersama membangun peradaban bangsa. Bangsa yang besar haruslah berbesar hati. Dan para pemimpin juga mesti memberi contoh konkrit.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - EDITORIAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Pertemuan Jokowi-Tokoh Papua