20 Tahun KBR

Berkat reformasi 98, KBR bisa membuat dan mengudarakan berita. Sebelum era itu, tak boleh lembaga penyiaran memproduksinya.

OPINI , EDITORIAL

Senin, 29 Apr 2019 07:54 WIB

Author

KBR

20 Tahun KBR

Selamat ulang tahun ke-20 untuk KBR.

Tepat dua dasawarsa, Kantor Berita Radio (KBR) mengudara, menemani Anda pendengar di seluruh penjuru tanah air. Hingga kini, ada lebih 500 radio di daerah yang menjadi jaringan dan turut mengabarkan berita dan program KBR. Sebagian di antaranya juga rutin mengirimkan berita di daerahnya kepada KBR.

Berkat reformasi 98, KBR bisa membuat dan mengudarakan berita. Sebelum era itu, tak boleh lembaga penyiaran memproduksinya.  Pada zaman kekuasaan Soeharto, semua media baik cetak maupun elektronik ketat diawasi. Tak hanya itu,  jurnalis dikebiri fungsinya, demi langgengnya kekuasaan. Berani mengkritik? Mesti siap dibungkam atau menghuni terali besi.

Era gelap itu sudah berlalu 20 tahun silam. KBR dan jaringannya hadir untuk menjadi penerang dan penyeru. Bagi pendengar, juga bagi mereka yang tak mampu bersuara. Risiko? Tentu ada dan mesti dihadapi. Tekanan dari siapapun tak boleh jadi penghalang untuk menyuarakan kebenaran.

Untuk itu, terima kasih tak terhingga pada pendengar juga jaringan. Dukungan itulah yang membuat KBR 20 tahun tetap ada dan setia bersuara melayani berjuta-juta telinga. 

kbr
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.