Kualitas Infrastruktur

Menyangkut kenyamanan jutaan pengguna transportasi publik, maka para operator mesti lebih waspada. Kualitas layanan mesti dijaga.

OPINI | EDITORIAL

Senin, 11 Mar 2019 12:57 WIB

Author

KBR

Kecelakaan KRL akibat kejatuhan tiang listrik

Petugas berusaha memindahkan tiang listrik yang menimpa gerbong KRL 1722 yang anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor. (Foto: Antara/Wahyu Putro A).

Pagi ini para penglaju commuterline lintas Jakarta-Bogor bakal was-was. Sejak kemarin, kereta rute itu anjlok di Kebon Pedes, Bogor. Semalam proses perbaikan dikebut, termasuk dengan mengerahkan crane untuk mengevakuasi 3 gerbong. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  juga meninjau lokasi dan menekankan proses evakuasi mesti segera rampung. 

Untungnya, tidak ada korban jiwa. Tapi yang harusnya juga dihitung sebagai korban adalah kualitas infrastruktur  sehingga kereta anjlok. Beruntung anjloknya kereta terjadi di hari Minggu yang relatif lebih sepi. Beruntung evakuasi bisa dilakukan di malam hari ketika tak ada perlintasan. Bayangkan jika peristiwa ini terjadi di hari kerja, di siang hari. Bisa terbayang betapa panjang lebarnya umpatan dan keluhan.

Sementara di bulan yang sama, warga Jakarta bakal mulai bisa menikmati MRT . Kabarnya, kesiapan sudah 98 persen untuk melintas rute Lebak Bulu sampai Bundaran HI. Tentu kita tak berharap ada kecelakaan atau anjlok atau kendala apa pun terhadap MRT. Tapi itu bukannya tak mungkin. Karena ini menyangkut kenyamanan jutaan pengguna transportasi publik, maka para operator mesti lebih waspada. Kualitas layanan mesti dijaga, termasuk mengantisipasi supaya tak terjadi anjlok, kecelakaan atau yang lainnya. Infrastruktur transportasi publik ini dibangun dengan pajak rakyat, untuk dinikmati publik. Karenanya kualitas harus prima dan tak boleh kendor pelayanannya.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - EDITORIAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun