Perkuat Koordinasi Antarlembaga

Di situasi seperti ini, kita butuh koordinasi antarlembaga yang solid.

OPINI , EDITORIAL

Rabu, 26 Des 2018 00:59 WIB

Author

KBR

para menteri tinjau lokasi tsunami Banten

Para menteri meninjau posko kesehatan dan dapur umum serta meninjau beberapa lokasi terparah terdampak tsunami. (Foto: Antara/Ardiansyah).

Perhatian masih terus mengarah ke korban tsunami Selat Sunda. Sampai semalam, lebih 400 orang tewas, ribuan luka-luka dan puluhan ribu mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana menyebut ada 5 kabupaten yang terdampak yaitu Serang, Pandeglang, Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus. Bantuan mendesak yang mereka perlukan mulai dari makanan sampai obat-obatan. 

Ini saatnya bekerjasama demi memastikan penanganan pasca bencana berjalan baik. Untuk masa mendatang pun, koordinasi terkait peringatan dini bencana juga harus dilakukan lebih baik lagi. Kita ingat sempat terjadi kebingungan dan simpang siur informasi apakah yang terjadi di Selat Sunda itu tsunami atau bukan. Di situasi seperti ini, kita butuh koordinasi antarlembaga yang solid. Sekarang kita sudah bisa melihat bagaimana Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  akan berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)  untuk antisipasi bencana di masa mendatang. Sementara riset dan survei akan terus didorong demi mendapatkan data yang komprehensif. 

Alam memang tak selalu bisa ditebak. Setiap saat juga bisa ada fenomena alam baru yang tak diantisipasi sebelumnya. Karena itu penting bagi lembaga negara untuk terus berkoordinasi dan berbagi data. Tsunami  baru satu jenis bencana yang mengintai Indonesia; masih banyak jenis bencana lainnya. Tanpa koordinasi yang solid, warga juga yang bakal jadi korban.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - OPINI

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17