Park Chu-young Dicoret dari Timnas Korsel

Korea Selatan memanggil enam pemainnya yang berlaga di Eropa untuk membela timnas di Piala Asia 2015. Namun bekas penyerang Arsenal Park Chu-young tak ada dalam daftar yang diumumkan Senin (22/12).

OLAHRAGA

Senin, 22 Des 2014 11:15 WIB

Author

Antonius Eko

Park Chu-young Dicoret dari Timnas Korsel

timnas korea selatan, piala asia

Korea Selatan memanggil enam pemainnya yang berlaga di Eropa untuk membela timnas di Piala Asia 2015. Namun bekas penyerang Arsenal Park Chu-young tak ada dalam daftar yang diumumkan Senin (22/12). 


Dalam daftar 23 pemain itu terdapat nama Son Heung-min dari Bayer Leverkusen serta pemain tengah Swansea City, Ki Seung-yeung.


Park, yang meninggalkan Arsenal di awal 2014, tampil kurang baik di Piala Dunia 2014 dimana Korsel hanya meraih satu poin. Park kini bermain di klub Arab Saudi Al Shabab. Dua penyerang yang cedera, Lee Dong-gook dan Kim Shin-wook juga dicoret dari timnas. 


Korsel, yang bertekad meraih Piala Asia pertama sejak 1960, berada di Grup A bersama tuan rumah Australia, Kuwait dan Oman. 


Pelatih Uli Stielike mengaku terpaksa mencoret Park karena pemain itu tak produktif mencetak gol. Faktanya Park baru membuat satu gol di sepanjang tahun ini. 


Stielike juga tak memanggil Hong Jeong-ho, bek Augsburg di Bundesliga, dan bek kiri Queens Park Rangers Yun Suk-young karena keduanya tengah cedera. Sementara Ji Dong-won juga absen karena jarang dimainkan di Borussia Dortmund.


Korsel tak pernah lagi meraih Piala Asia sejak 1960 dan Stielike, yang ditunjuk pada September lalu menggantikan Hong Myung-bo yang mundur pasca Piala Dunia di Brasil, bertekad meraih topi paling bergengsi di Asia itu. 


“Saya ingin tegaskan bahwa kami berangkat ke Australia dengan target meraih gelar juara. Tentu saja, Jepang dan Iran juga punya tujuan yang sama, tapi jika kami bisa tampil baik dalam enam pertandingan, kami bisa menuju final pada 31 Januari,” tegasnya. (usatoday) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN