Meireles Bantah Ludahi Wasit

Pemain tengah Fenerbahce Raul Meireles membantah meludahi wasit Halis Ozkahya setelah diusir keluar saat klubnya kalah 2-1 dari Galatasaray. Pemain internasional Portugal itu diperintahkan meninggalkan lapangan setelah mendapat dua kartu kuning dan sempat

OLAHRAGA

Rabu, 19 Des 2012 10:34 WIB

Author

Antonius Eko

Fenerbahce

Pemain tengah Fenerbahce Raul Meireles membantah meludahi wasit Halis Ozkahya setelah diusir keluar saat klubnya kalah 2-1 dari Galatasaray. Pemain internasional Portugal itu diperintahkan meninggalkan lapangan setelah mendapat dua kartu kuning dan sempat terlibat perang mulut dengan wasit di lapangan.

Namun bekas gelandang Chelsea itu menegaskan tak meludahi Ozkahya, meski dia mengakui kecewa dengan kinerja sang wasit.

“Saya dilanggar oleh Yekta Kurtulus, tapi wasit tak menghukumnya. Saat saya melakukan tekel yang sama, wasit memberikan tendangan bebas dan saya dapat kartu merah,” katanya kepada NTV Sport.

”Saya rasa itu tak adil dan saya pikir hampir semua keputusan Halis Ozkahya sangat menguntungkan Galatasaray. Selama karir saya, termasuk di Liga Inggris, dimana kontak fisik sangat keras, saya tak pernah mendapat kartu merah.”

Jika terbukti bersalah meludahi wasit, pemain 29 tahun itu terancam hukuman larangan bermain tujuh pertandingan

Sementara itu, pemain belakang Gokhan Gonul membantah tak loyal pada klubnya. Hal ini ditegaskannya setelah dia terlihat ngobrol dengan pelatih Gala Fatih Terim setelah derbi Istambul itu.

Pendukung Fenerbahce mengecam tindakan pemain internasional Turki itu, namun Gokhan mengaku kecewa karena pendukung meragukan kesetiaannya.

“Saya sudah bermain untuk Fenerbahce selama enam tahun dan setiap pertandingan saya selalu tampil 100 persen. Saya kecewa dengan kabar itu. Banyak yang meragukan kesetiaan saya, dan saya tak bisa memercayainya.” (goal)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka