Terbukti Doping, Chong Wei Terancam Sanksi Dua Tahun

Pebulu tangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei akhirnya terbukti positif doping. Hukuman berat pun mengancam atlet andalan Malaysia tersebut.

OLAHRAGA

Minggu, 09 Nov 2014 15:04 WIB

Author

Eli Kamilah

Terbukti Doping, Chong Wei Terancam Sanksi Dua Tahun

bulutangkis, malaysia, doping, nomor 1 dunia

KBR- Pebulu tangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei akhirnya terbukti positif doping. Hukuman berat pun mengancam atlet andalan Malaysia tersebut. Lee pun terancam tak dapat ikut berkompetisi selama dua tahun. Namun, dia mendapatkan waktu untuk mengajukan pembelaan.

Lee positif menggunakan dopping, setelah Badan Anti Doping Dunia (WADA) melakukan uji sampel B milik Chong Wei pada 5 November lalu di Norwegia. Dan hasil tes menununjukkan ada kandungan zat terlarang (WEB: jenis dexamethasone) di dalam tubuhnya.

Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) hingga kini belum memberikan konfirmasi bahwa atlet senior mereka yang gagal lolos tes doping itu adalah Lee Chong Wei. Namun, ketua BAM, Mohamad Norza Zakaria tetap yakin jika atlet yang bisa dipastikan Lee Chong Wei itu tidak bersalah. Dalam kata lain, kandungan zat terlarang itu tidak sengaja dikonsumsi Chong Wei.

Sementara itu, Chong Wei membantah menggunakan obat terlarang sepanjang kariernya. Dia mengatakan sejak menempati posisi satu dunia, dirinya sudah melalui 100 tes doping. Kata dia, karier suksesnya tidak akan dipertaruhkan dengan mengambil jalan pintas. Bahkan dia sadar betul bahayanya obat-obatan tersebut. (ESPN/Berbagai Sumber)


Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Pengaruh Narkoba dan Kerusakan yang Ditimbulkan

PascaOTT, KPK Segel Ruangan di Kantor Wali Kota Medan

Kabar Baru Jam 8

Parlemen Korsel Ajukan RUU 'Sulli' untuk Atasi Serangan Komentar Jahat di Medsos

Kabar Baru Jam 7