Share This

Stapac Juara IBL 2018/2019 Setelah Tundukan Pelita Jaya

Stapac Jakarta menjadi juara setelah mengalahkan Pelita Jaya dengan 62-56

BERITA , OLAHRAGA

Senin, 22 Okt 2018 00:22 WIB

Author

Tyas Sukma Amalia

Stapac Juara IBL 2018/2019 Setelah Tundukan Pelita Jaya

Ilustrasi: Stapac Juara IBL 2018/2019 (dok IBL)

KBR-Jakarta Pada laga Final Indonesia Basketball League (IBL) Go-Jek Tournament 2018,  Stapac Jakarta menjadi juara setelah mengalahkan Pelita Jaya dengan 62-56, Minggu (21/10) di Sritex Arena, Solo.

Kuarter pertama di menit pertama, Abraham Damar Grahita mencuri dua poin pertama melalui free throw suksesnya sehingga skor menjadi 2-0. Stapac mampu menambahkan keunggulannya dengan 8 point, sedangkan Pelita Jaya belum mencetak point. Pelita Jaya terus mengejar ketertinggallannya hingga quarter pertama selesai point yang di dapat Pelita Jaya 19-20 Stapac unggul satu point.

Menit pertama di kuarter kedua, Pelita Jaya unggul satu point berkat Adhi Pratama. Tak berselang lama, Stapac kembali unggul hingga babak terakhir dengan jarak point yang cukup jauh 26-34.

Pada kuarter ketiga Pelita Jaya menurunkan pemain-pemain senior. Pergantian pemain ini jelas motivasi Pelita Jaya agar tidak ingin kalah dari Stapac. Andakara Prastawa berhasil menyumbang tujuh point pada quarter ini. Pada detik terakhir Pelita Jaya mendapatkan free throw yang dieksekusi dengan baik oleh Komink, Kapten Pelita Jaya. Sempat unggul 44-43 dari Stapac, namun pada penutupan quarter tiga Agassi berhasil mencetak 3 Point sehingga Stapac kembali unggul 44-46.

Kuarter keempat Pelita Jaya membalikan keadaan dan unggul 51-48, tak berselang lama Stapac memborbair Pelita jaya dengan 3 point yang sangat bagus dari Agassi, Oki Wira, Mei Joni, Abraham Grahita dan Widyantaputra Teja. Mereka  menutup pertandingan dengan hasil point terakhir 62-56.

Stapac mendapatkan hadiah sebesar 50 juta dan semua hadianya di sumbangkan untuk korban di Palu-Sigi-Donggala. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.