Peter Pouly Juara Etape Tiga Tour de Banyuwangi Ijen 2014

Pembalap Prancis yang tergabung dalam Singha Infinite Cycling Team Thailand, Peter Pouly keluar sebagai pemenang etape ketiga International Tour de Banyuwangi Ijen 2014.

OLAHRAGA

Minggu, 19 Okt 2014 14:12 WIB

Author

Hermawan

Peter Pouly Juara Etape Tiga Tour de Banyuwangi Ijen 2014

olahraga, sepeda, balap, ijen, banyuwangi

KBR, Banyuwangi- Pembalap Prancis yang tergabung dalam Singha Infinite Cycling Team Thailand, Peter Pouly keluar sebagai pemenang etape ketiga International Tour de Banyuwangi Ijen 2014. Pouly menyisihkan pembalap-pembalap Iran yang dikenal sebagai raja tanjakan pada balapan yang digelar kemarin.

Pouly menyelesaikan etape sepanjang 200 Kilometer lebih itu dengan catatan waktu 6 jam, 13 menit dan 58 detik. Pebalap itu meninggalkan dua pembalap Iran asal tim Pishgaman Yazd, Hossein Askari dan Amir Zargari.  Askari tertinggal 51 detik di belakang Pouly. Sedangkan Zargari terpaut 1 menit dan 40 detik.

Ketua panitia Internasional Tour de Banyuwangi Ijen Guntur Priambodo mengatakan, etape ketiga adalah etape neraka karena panjangnya lintasan yang menanjak dengan kemiringan mencapai 45 derajat.

“Menjadi tantangan tersendiri karena boleh tingginya dengan Bromo 1800 cuma dia punya gradient yang tegak lurus. Ada beberapa titik, Arak- Arak setelah itu ada tiga titik itu diatas 20 persen dengan pajang 300 sampai 500 meter itu sungguh luar biasa. Kalau orang tidak terbiasa disitu pasti dorong,” kata Guntur Priambodo (18/10).

Sementara itu, untuk kelas umum, kaus kuning juga berhasil direbut oleh Peter Pouly yang juga meraih juara pertama. Dia juga meraih predikat raja tanjakan.

Sedangkan pebalap Indonesia atau peraih kaus merah putih untuk nomor lokal, diraih Bambang Suryadi dari Team Jatim. Sementara raja sprint (green jersey), konsisten dipegang juara etape dua Patria Rastra.  

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17