Yaya Toure Ancam Boikot Piala Dunia di Rusia

Yaya Toure mengajak pemain kulit hitam untuk memboikot Piala Dunia 2018 kecuali Rusia, selaku tuan rumah, serius menangani tindakan rasisme yang kerap dilakukan penonton negara itu.

OLAHRAGA

Jumat, 25 Okt 2013 13:55 WIB

Author

antonius eko

Yaya Toure Ancam Boikot Piala Dunia di Rusia

manchester city, yaya toure, piala dunia, rusia

Yaya Toure mengajak pemain kulit hitam untuk memboikot Piala Dunia 2018 kecuali Rusia, selaku tuan rumah, serius menangani tindakan rasisme yang kerap dilakukan penonton negara itu. 


Toure menjadi sasaran pelecehan rasial saat Manchester City menang 2-1 atas CSKA Moscow di Liga Champions, Rabu lalu. UEFA langsung melakukan penyelidikan terhadap CSKA atas tingkah laku pendukungnya di stadion Luzhniki, meski klub menyatakan tak ada aksi rasisme dalam laga itu. 


“Jika memang kita tak nyaman datang ke Piala Dunia di Rusia, ya tak usah datang. Saya tak tahu mengapa rasisme bisa terjadi di sepak bola. Jika UEFA tak mengambil tindakan, kasus-kasus seperti ini akan terus terjadi.  Beberapa bulan lalu, teman saya yang bermain di Milan juga mengalami kejadian yang sama,” kata Yaya Toure. 


“Saya harap mereka melakukan sesuatu, larang klub mengikuti kompetisi Eropa selama dua tahun. Klub bisa saja bilang mereka sudah mengedukasi pendukungnya, tapi itu tak cukup. Masih banyak yang harus dilakukan. Kita harus menghentikannya sekarang.”


Sementara itu CSKA menyatakan Yaya Toure salah mengerti. “Kami telah mempelajari rekaman pertandingan, kami tak menemukan adanya aksi rasisme yang dilakukan pendukung CSKA. Para pendukung berteriak untuk menjatuhkan mental lawan, dan tak ada hubungannya dengan ras,” kata pengurus CSKA. (skysports) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 8

Parlemen Korsel Ajukan RUU 'Sulli' untuk Atasi Serangan Komentar Jahat di Medsos

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19