Pengamat : Lawan Korsel, Timnas U-19 Perbaiki Pola Serang

KBR68H, Jakarta - Timnas Indonesia U-19 diminta untuk memperbaiki pola penyerangan saat menghadapi laga terakhir Grup G kualifikasi Piala Asia menghadapi Korea Selatan.

OLAHRAGA

Sabtu, 12 Okt 2013 12:50 WIB

Author

Ade Irmansyah dan Nanda Hidayat

Pengamat : Lawan Korsel, Timnas U-19 Perbaiki Pola Serang

Lawan Korsel, Timnas U-19, piala asia



KBR68H, Jakarta - Timnas Indonesia U-19 diminta untuk memperbaiki pola penyerangan saat menghadapi laga terakhir Grup G kualifikasi Piala Asia menghadapi Korea Selatan. Pengamat sepak bola, Budiarto Shambazy mengatakan, pelatih Indra Syafrie harus menemukan strategi baru. Pasalnya, Korea Selatan pasti sudah mengetahui pola permainan Indonesia di dua laga sebelumnya.

“Jangan berubah tetap main pakai umpan terobosan, tetep fast break, lini pertahanan sudah bagus. Main standart aja. Jangan ada yang berubah, udah nanggung soalnya kalau untuk berubah lagi. Dan saya kira satu lagi keunggulan yang tadi saya lupa bicara yaitu stamina ini agak menonjol, karena semangat juangnya tinggi dia. Kan kalau motivasi tinggi, semangat tinggi otomatis gak terasa tuh. Ya kekurangan kita adalah di depan gawang lawan. Gitu-gitu aja, polanya terbaca semua”, ujarnya kepada KBR68H saat dihubungi Sabtu siang (12/10).

Pengamat sepak bola, Budiarto Shambazy menambahkan, di luar strategi permainan, ia meminta PSSI menurunkan harga tiket stadion untuk pertandingan melawan Korea Selatan ini. Kata dia, harga tiket terlalu mahal untuk setiap kelasnya. Hal ini membuat penonton yang hadir ke stadion sepi. Padahal, salah satu kekuatan timnas adalah dukungan dari penonton. (Baca: Kualifikasi Piala Asia, Indonesia Gasak Laos 4-0)


Sementara itu pelatih timnas sepakbola Indonesia U-19 Indra Sjafrie mengharapkan dukungan penonton lebih banyak, saat timnas bertemu Korea Selatan di kwalifikasi Piala Asia malam nanti. Dia mengatakan, dukungan penonton memberi motivasi tersendiri saat pemain timnas bertanding . Namun Indra meminta pemainnya untuk tetap bermain bagus meski pertandingan melawan Korsel sepi penonton.

" Saya tida mengurusi soal itu, dan apapun kebijakannya kita serahkan saja. Ada penonton ataupun tidak kita tetap main seperti biasa saja, tapi kalau masyarakat ingin datang langsung ke stadion itu lebih baik, tapi kalau tidak ada waktu bisa mendoakan kami di rumah," Harap Indra saat dihubungi KBR68H Sabtu pagi (12/10)


Sebelumnya, Indonesia menang 4-0 atas timnas Laos, dan menang 2-0 atas Philipina. Indonesia harus mengalahkan timnas Korsel bila ingin menjadi juara Grup G kwalifikasi Piala Asia, dan otomatis lolos ke putara final Piala Asia tahun depan di Burma.


Editor: Nanda Hidayat



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18