Bagikan:

PSSI Rombak Pemain di Piala Dunia U-20 Karena Batas Usia

PSSI rombak dan beri naturalisasi pemain untuk berlaga di Piala Dunia U-20

OLAHRAGA

Kamis, 08 Sep 2022 19:09 WIB

Author

Heru Haetami

PSSI Rombak Pemain di Piala Dunia U-20 Karena Batas Usia

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat menyampaikan hasil rapat bersama Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (8/9/22). Foto: Setpres

KBR, Jakarta- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan mengatakan, penundaan pelaksanaan Piala Dunia U-20 berdampak pada komposisi pemain.

Kata Iriawan, sejumlah pemain yang semula dipersiapkan untuk berlaga di tahun 2021 tidak lagi memenuhi persyaratan umur, untuk berlaga di U-20 pada tahun mendatang. Itu sebab PSSI menyiapkan tim baru yang secara regulasi umur memenuhi syarat untuk berlaga.

“Komposisi pemain yang baru ada 36 [orang], di mana mereka mempunyai tinggi badan cukup tinggi-tinggi, ada yang 197 [sentimeter]. Kemudian juga kita melaporkan TC yang ada di Indonesia, Jakarta dan kita melaporkan bahwa minggu depan ada Piala AFC kualifikasi di Surabaya. Meskipun kita tidak ada lagi pengaruh kita pasti masuk dalam putaran piala dunia. Tapi kita ingin mempersembahkan kepada publik untuk peningkatan prestasi Timnas ketika yang akan bertanding,” kata Iriawan dalam keterangan pers usai Ratas, Kamis (08/09/2022).

Adapun pelaksanaan latihan terpusat atau training camp (TC), menurut Iriawan direncanakan berlangsung di dalam dan luar negeri seperti Turki, Spanyol dan Belanda. Untuk itu, ia meminta adanya dukungan dana agar para pemain bisa menjajal seluruh kemampuan dalam berbagai situasi.

Baca juga:

Jokowi Akan Bangun Training Camp Sepak Bola di IKN

Setuju Naturalisasi, Komisi X DPR Berharap Jordi Amat dan Sandy Walsh Segera Bela Timnas

Selain itu, kata dia, PSSI juga tengah melakukan proses naturalisasi sejumlah pemain untuk menambah kekuatan Timnas Indonesia.

“Ada tujuh pemain naturalisasi yang akan mungkin kita hire nanti ke negaranya di Belanda, karena semuanya berasal dari Belanda. Dua yang sudah pasti, limanya sedang kita jajaki. Presiden menyampaikan dalam hal ini tidak ada masalah karena itu permintaan dari pihak pelatih,” pungkas Iriawan.

Sebelumnya, Rapat Dewan FIFA pada tanggal 24 Oktober 2019 di Shanghai, Cina memutuskan Indonesia menjadi negara tuan rumah untuk pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021. Namun karena situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia, penyelenggaraan kompetisi ini ditunda sampai hingga 2023.

Piala Dunia FIFA U-20 sendiri rencananya akan digelar di enam provinsi seperti DKI Jakarta, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Untuk itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya segera memperbaiki infrastruktur dengan standar internasional, hingga Oktober mendatang.

Editor: Dwi Reinjani

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Inhalasi Hidrogen dan Dampak Kesehatannya

Menyoal Kekhawatiran Komersialisasi Pendidikan

Pengesahan RUU PDP dan Perkara Pembatasan Pertalite

KPK Tetapkan Hakim Agung MA Tersangka Suap

Kabar Baru Jam 20

Most Popular / Trending