Terpuruk Akibat Obat Terlarang, Oscar De La Hoya Jalani Rehab

KBR68H- Bekas juara tinju dunia, Oscar De La Hoya mengakui belum bisa lepas dari ketergantungan alkohol dan obat-obatan terlarang. Oscar menyatakan kembali menjalani peratawan di klinik rehabilitasi untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya pada 2011.

OLAHRAGA

Rabu, 11 Sep 2013 16:26 WIB

Author

Suryawijayanti

Terpuruk Akibat Obat Terlarang, Oscar De La Hoya Jalani Rehab

rehabilitasi, tinju, Obat Terlarang, Oscar De La Hoya

KBR68H- Bekas juara tinju dunia, Oscar De La Hoya mengakui belum bisa lepas dari ketergantungan alkohol dan obat-obatan terlarang. Oscar menyatakan kembali menjalani peratawan di klinik rehabilitasi untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya pada 2011.

De La Hoya yang kini menjadi promotor tinju, Golden Boy Promotions, pada Sabtu lalu mempromosikan pertarungan perebutan gelar juara dunia  kelas welter super WBC dan WBA antara Floyd Mayweather Jr dan Saul "Canelo" Alvarez. Dengan pengumuman ini, maka De La Hoya dipastikan tidak akan hadir pada pertandinga di MGM Grand, Las Vegas.

"Canelo dan saya memiliki pertandingan yang sama-sama berat di akhir pekan ini.  Dia bertanding di ring, sementara saya akan berjuang di pusat rehabilitasi untu menjalani pengobatan, "kata De La Hoya. 
 
"Saya tidak akan berada di pertarungan hari Sabtu ini untuk menyemangati Canelo. Saya telah menjelaskan hal ini kepadanya dan ia mengerti bahwa kesehatan dan pemulihan jangka panjang atas penyakit saya lebih penting. Terima kasih juga atas pengertian Anda. Saya meminta dukungan dan privasi dalam masa-masa sulit ini,"tambahnya.

De La Hoya, 40, mengaku sebelumnya pada tahun 2011 bahwa ia memiliki masalah dengan alkohol dan kokain. Selama bertinju dalam rentang 1998-2008, dia memiliki rekor 39-6 dengan 30 menang knockouts. Dia pensiun tinju hanya beberapa bulan setelah ia ditaklukkan petinju Filipina, Manny Pacquiao di MGM Grand.

De La Hoya memenangkan medali emas di Olimpiade 1992. (dailynews)
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri