PB Wushu Belum Dapat Dana Pelatnas SEA Games

Pengurus Besar (PB) Wushu mengaku belum menerima anggaran dana Pelatihan Nasional (Pelatnas) SEA Games Burma.

OLAHRAGA

Kamis, 19 Sep 2013 14:01 WIB

Author

Eli Kamilah

PB Wushu Belum Dapat Dana Pelatnas SEA Games

wushu, platnas sea games

KBR68H, Jakarta- Pengurus Besar (PB) Wushu mengaku belum menerima anggaran dana Pelatihan Nasional (Pelatnas) SEA Games Burma. 


Wakil Ketua PB Wushu, Ngatino mengatakan, seluruh pembiayaan dan akomodasi 21 atlet wushu di Cina masih ditanggung PB Wushu. Padahal kata dia, puluhan atlet sudah berlatih di negara itu sejak Juli lalu.


“Saat ini sampai kita mau di Cina, apa yang mau dibantu juga belum tahu informasinya. Pokoknya akomodasi yang 200 ribu selama di Jakarta. Ya kalau nanti turun kalau ada kekurangannya menjadi tanggung jawab PB, karena kita banyar kan 80 dolar per hari untuk pelatihan dan akomodasi di Cina. Ya kalau sudah turun segera digelontorkan,” kata Ngatino dalam program Sarapan Pagi KBR68H, Kamis (19/9).


Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) terpaksa membatalkan rencana uji coba beberapa cabang olahraga yang menggelar Pelatnas SEA Games ke-27 2013 di Burma. Ajang adu gengsi atlet se-Asia Tenggara itu akan berlangsung 11-20 Desember. Ketua Satlak Prima, Surya Dharma beralasan, lemahnya nilai tukar Rupian terhadap dolar Amerika membuat mereka harus merevisi anggaran untuk Pelatnas. Namun, ia mengklaim telah membayar uang saku atlet, akomodasi, konsumsi dan gaji bulanan para atlet. 


Sementara itu, Menpora Roy Suryo mengaku telah menggelontorkan lebih dari Rp130 miliar untuk Pelatnas.



Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Menyoal Krisis Iklim di Mata Generasi Muda

Pakar Peringati Ketersediaan Infrastruktur Kesehatan Jika Kasus Covid-19 Meningkat

Kabar Baru Jam 8