Medina dan Chelsie Raih Kemenangan di Kejuaraan Catur Yunior Dunia

KBR68H, Jakarta - Dua pecatur putri Indonesia, WIM Medina Warda Aulia (2301), 16 tahun, dan WIM Chelsie Monica Sihite (2282), 18 tahun, masih melangkah mulus pada babak kedua Kejuaraan Catur Yunior Dunia (World Junior Chess Championship) yang berlangsung

OLAHRAGA

Senin, 16 Sep 2013 08:03 WIB

Author

Doddy Rosadi

Medina dan Chelsie Raih Kemenangan di Kejuaraan Catur Yunior Dunia

catur, medina, chelsie, kejuraan catur yunior dunia

KBR68H, Jakarta - Dua pecatur putri Indonesia, WIM Medina Warda Aulia (2301), 16 tahun, dan WIM Chelsie Monica Sihite (2282), 18 tahun, masih melangkah mulus pada babak kedua Kejuaraan Catur Yunior Dunia (World Junior Chess Championship) yang berlangsung akhir pekan lalu di hotel The Ness, Kocaeli, Turki. Keduanya yang pada dua babak pertama selalu mendapat meja yang bersebelahan, berhasil membukukan kemenangan.
 
Meski bertarung alot Medina akhirnya memenangkan partainya melawan Juara Junior Asia 2012 WIM Ivana Maria Furtado (2134) dari India. Medina menang pada langkah ke-33 pertahanan Caro-Kann. Ivana yang pernah dua kali juara dunia KU8 tahun ini, awalnya berhasil mengecoh di tahap pembukaan dengan mainkan pertahanan Caro-Kann untuk pertama kali sepanjang karirnya. Biasanya ia selalu mainkan pertahanan Prancis dalam menjawab langkah e4.

Medina sempat goyah dengan langkah kurang akurat, namun berhasil memperbaiki keadaan dengan melakukan penyederhanaan dan memukul mundur para perwira lawan. Bahkan mulai langkah ke-23, Medina sudah berhasil mengambil-alih keadaan. Pada posisi terakhir lawannya tidak dapat menghindari kehilangan Menteri untuk ditukar dengan Benteng.
 
Partai Chelsie vs WFM Maria Gevorgyan (2143) dari Armenia juga tidak kalah menegangkan. Maria yang juara catur cepat Eropa KU18 2012 ini sempat unggul satu bidak pada langkah ke-21. Bahkan bidak Chelsie di e4 juga terus di bawah ancaman. Cuma, hebatnya Chelsie, dia membuat posisi selalu penuh komplikasi. Kalaupun bidak e4-nya terambil, setidaknya ia mendapat kompensasi serangan.

Pada langkah ke-30 memang benar bidak e4 Chelsie jatuh, namun sebagai kompensasi Kudanya sempat bermanuver ke petak f4 yang kuat, menekan sayap-raja Putih. Maria dua kali berurutan membuat langkah sehingga Chelsie mendapat peluang melancarkan serangan balik melalui lajur-d terbuka. Dalam krisis waktu Maria membuat blunder pada langkah ke-39. Selangkah kemudian Chelsie mengorbankan Benteng yang kalau diambil datang mat dalam dua langkah. Karena itu Maria langsung menyerah. Chelsie menang pada langkah ke-40 pertahanan Spanyol.
 
Hasil bagus putri tidak diikuti di bagian putra. Muhammad Luthfi Ali (2277) yang sehari sebelumnya menaklukkan GM Samvel Ter-Sahakyan kali ini harus bersusah payah untuk menyelamatkan posisinya. Luthfi menahan remis FM Ferreira Jorge Viterbo (2426) dari Portugal pada langkah ke-54 pembukaan Inggris.

Nasib IM Farid Firman Syah (2433) lebih tragis lagi. Tampil bagus dan sempat unggul Menteri lawan IM Bagdasaryan Vahe (2423) dari Armenia, lalu memasuki permainan akhir dalam posisi unggul kualitas (Farid punya Benteng dan lawannya Gajah), Farid kehabisan waktu pada langkah ke-38 pertahanan Caro-Kann.
 
"Saya seperti melamun, tahu-tahu waktunya sudah nol," tutur Farid, dalam keterangan pers yang diterima KBR68H. Peraturan waktu yang digunakan di sini adalah 90 menit untuk 40 langkah pertama, lalu dapat tambahan 30 menit sampai selesai, dengan tambahan waktu 30 detik per langkah sejak langkah pertama.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat