covid-19

Dunga Pelatih Baru Brasil

Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) resmi menunjuk Dunga sebagai pelatih baru. Bekas kapten di Piala Dunia 1994 itu kembali menangani timnas untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menjadi pelatih dari 2006 sampai 2010.

OLAHRAGA

Rabu, 23 Jul 2014 08:05 WIB

Author

Antonius Eko

Dunga Pelatih Baru Brasil

dunga, timnas brasil

Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) resmi menunjuk Dunga sebagai pelatih baru. Bekas kapten di Piala Dunia 1994 itu kembali menangani timnas untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menjadi pelatih dari 2006 sampai 2010. 


Dia menggantikan Luiz Felipe Scolari, yang meninggalkan jabatannya setelah gagal membawa Brasil meraih Piala Dunia di depan pendukungnya sendiri. Mereka kalah memalukan 7-1 dari Jerman di semi final. 


Dunga menekankan pentingnya mengembalikan posisi Brasil di sepak bola dunia. Dia menegaskan timnas bakal kembali meraih gelar juara. 


“Kami akan meraih harga diri sebagai salah satu tim terbaik dunia. Saya tak menjual mimpi. Saya menjual kenyataan. Realitasnya adalah kita harus lebih bekerja keras. Kami masih yang terbaik,” kata pelatih baru itu. 


Saat pertama kali menangani Brasil, Dunga mempersembahkan 42 kemenangan dan hanya dalam enam kali dalam 60 pertandingan. Dia membawa Brasil meraih Copa America 2007 dan Piala Konfederasi 2009. 


Pelarih berusia 50 tahun itu dicepat pada 2010 setelah Brasil kalah dari Belanda di perempat final Piala Dunia. 


Satu-satunya pengalaman Dunga sebagai pelatih di luar timnas adalah saat menangani kesebelasan Internacional tahun lalu. Namun dia hanya bertugas kurang dari 12 bulan sebelum akhirnya dipecat karena klub mengalami empat kekelahan berturut-turut. 


Akhir Agustus, Dunga akan mengumumkan pemain Brasil yang akan tampil dalam laga persahabatan melawan Kolombia dan Ekuador di Amerika Serikat. (goal) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Niatan Berantas Intoleransi di Lingkungan Pendidikan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 7