Pendukung Inggris Dilempari Bom Asap

Kepolisian kota Sao Paulo, Brasil membantah tak memberi perlindungan yang memadai saat pendukung Inggris diserang di kota itu. Lima bekas warga Brasil ditahan menyusul insiden yang diwarnai aksi pelemparan bahan peledak ke arah pendukung Inggris menjelang

OLAHRAGA

Jumat, 20 Jun 2014 13:48 WIB

Author

Antonius Eko

Pendukung Inggris Dilempari Bom Asap

timnas Inggris, piala dunia

Kepolisian kota Sao Paulo, Brasil membantah tak memberi perlindungan yang memadai saat pendukung Inggris diserang di kota itu. Lima bekas warga Brasil ditahan menyusul insiden yang diwarnai aksi pelemparan bahan peledak ke arah pendukung Inggris menjelang laga melawan Uruguay. 


Konsulat Inggris di Sao Paulo membenarkan insiden itu itu. Konsulat telah bekerja sama dengan keamanan setempat untuk mengumpulkan bukti-bukti. Menurut petugas konsulat, tak ada warga Inggris yang mengalami luka. 


Pendukung Inggris mengecam lambatnya petugas keamanan mengatasi kejadian itu. Namun kepala kepolisian Alexandre Martins menegaskan anak buahnya sudah menjalankan tugasnya dengan baik. 


“Kami punya lebih dari 600 polisi yang bertugas saat itu. Kami bertindak tak lama setelah terjadinya insiden. Anda harus tahu bahwa polisi tak bisa memprediksi setiap kerusuhan,” klaim Martins. 


Pernyataan Martins ini bertentangan dengan keterangan seorang pendukung Inggris yang ada di tempat kejadian. 


“Kami sedang minum-minum. Kami melihat banyak orang yang lalu lalang. Semua pendukung mulai bernyanyi, tiba-tiba sekelompok orang melempari kami dengan bom asap dan kaca. Polisi melihat kejadian ini, tapi mereka tak melakukan apa-apa,” kata pendukung itu. (goal) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Dampak Tambang terhadap Lingkungan di Sulawesi Tenggara dan Tengah

NFT, New Kid on the Block (chain)

Kabar Baru Jam 8

Seruan Penolakan Bibit-Bibit Kekuasaan Mutlak