Kapolri Beri Izin Kompetisi Sepak Bola Liga 1 dan 2

Izin diberikan setelah Polri mendengar paparan rencana kompetisi dari penyelenggara

BERITA | NASIONAL | OLAHRAGA

Senin, 31 Mei 2021 17:45 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Kapolri Beri Izin Kompetisi Sepak Bola Liga 1 dan 2

Ilustrasi: Pemain tim sepak bola Afiludin (kanan) berebut bola dengan pemain Persipura Joshua Isir (kiri) saat pertandingan uji coba di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/5/2021). (Moch Asim/Antara)

KBR, Jakarta- Kapolri Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan izin untuk penyelenggaraan kompetisi sepak bola Liga 1 dan 2 musim 2021-2022. Sigit mengatakan, izin diberikan setelah Polri mendengar paparan rencana kompetisi dari penyelenggara.

Kata dia, izin diterbitkan juga atas hasil evaluasi Piala Menpora yang digelar beberapa waktu lalu.

"Dari beberapa diskusi maka kami memutuskan dengan beberapa catatan bahwa keselamatan manusia adalah hukum tertinggi dan harus senantiasa kita tegakkan. Oleh karena itu dari hasil diskusi kami memutuskan untuk memberikan izin keramaian dengan catatan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," kata Sigit saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Mabes Polri, Senin (31/5/2021).

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti tidak ada arak-arakan atau kerumunan seperti yang terjadi di akhir Piala Menpora lalu. Kata dia, setiap pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Liga 1 dan 2, akan menjadi bahan evaluasi kepolisian.

"Pelanggaran terhadap protokol kesehatan berpengaruh terhadap proses pelaksanaan kegiatan," ujarnya.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan, kompetisi rencananya akan dimulai pada Juli mendatang dan berakhir Maret tahun depan. Kompetisi ini digelar tanpa penonton. Dia meminta semua pihak yang terkait mematuhi protokol kesehatan. 

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10