Putri Indonesia Diyakini Mudah Jadi Juara Grup Uber

Tim Uber Indonesia diyakini mampu menjadi juara grup mengalahkan Australia dan Singapura.

OLAHRAGA

Jumat, 16 Mei 2014 10:33 WIB

Author

Quinawati Pasaribu

Putri Indonesia Diyakini Mudah Jadi Juara Grup Uber

Thomas-Uber, Susi Susanti, PBSI, Gita Wiryawan

KBR, Jakarta - Tim Uber Indonesia diyakini mampu menjadi juara grup mengalahkan Australia dan Singapura. Prediksi ini diungkap Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susi Susanti. Ia menyebut di atas kertas tim puteri Indonesia mampu menyaingi kekuatan tim puteri dua negara tersebut.(Baca:Capai Target, Tim Uber Harus Runner Up Grup) Namun begitu Susi menilai, tim puteri bakal kesulitan menghadapi tim dari Korea. Sebab kata dia, Korea memiliki pemain-pemain andal.


"Tim Uber kita secara perseorangan memang kalah dari Tiongkok, Korea, tapi ini kejuaraan tim. Indonesia punya semangat yang bagus dan target kan semifinal. Dan peran Firda di sini bisa memotivasi adik-adiknya," ucap Susi di Sarapan Pagi KBR.


Sementara itu untuk tim Thomas Indonesia, Susi menilai tidak menemukan kendala besar. Sebab, pemain-pemain yang diboyong ke India nanti memiliki prestasi memenangi sejumlah kompetisi. Ia pun meyakini tim putera Indonesia mampu memboyong Piala Thomas. 


Piala Thomas dan Uber Cup akan digelar pada 18-25 Mei di New Delhi, India.(Baca: Pesan Gita untuk Atlet Thomas dan Uber) Piala Thomas merupakan piala untuk pertandingan beregu putra, sementara Piala Uber untuk putri. Tim Piala Thomas Indonesia berharap dapat mengembalikan supremasi bulu tangkis putera kembali setelah terakhir kali menjadi juara pada 2002 lalu.


Editor: Sutami

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme