Torres Tidak Lagi Dibutuhkan di Chelsea

KBR68H

OLAHRAGA

Minggu, 19 Mei 2013 16:22 WIB

Author

Doddy Rosadi

Torres Tidak Lagi Dibutuhkan di Chelsea

fernando torres, chelsea, dijual, bursa transfer

KBR68H – Masa depan Fernando Torres di Chelsea sepertinya akan segera berakhir. Pertandingan nanti malam melawan Everton hampir pasti akan menjadi partai terakhir Torres menggunakan kostum Chelsea. Pihak manajemen klub sudah berniat untuk melepas penyerang timnas Spanyol itu pada bursa transfer pemain, bulan depan.

Torres diboyong Chelsea dari Liverpool pada Januari 2011 dengan nilai 50 juta poundsterling. Namun, Torres yang dibeli dengan harga mahal itu tidak bisa melakukan tugasnya sebagai pencetak gol ulung. Dari 130 penampilan bersama Chelsea, pemain yang dijuluki El Nino itu hanya mengoleksi 34 gol.

Musim ini, Torres mampu mengoleksi 22 gol di seluruh kompetisi, jumlah terbanyak yang dicetaknya selama bergabung dengan Chelsea. Namun, Torres hanya bisa menjebol gawang lawan sebanyak tujuh kali di liga Premir. Gol terakhir Torres di liga domestik terjadi pada Desember tahun lalu ke gawang Aston Villa.

Namun, harian The Sun menulis, kandidat kuat manajer Chelsea musim depan yaitu Jose Mourinho tidak menginginkan Torres dalam skuad the Blues. Pelatih asal Portugal itu lebih memilih penyerang Napoli Edinson Cavani atau penyerang Bayer Leverkusen Andre Schurrle. Keinginan Chelsea untuk menjual Torres hampir pasti menjadi berita yang mengejutkan bagi bekas pemain Atletico Madrid itu.

Meski dianggap gagal dan tidak seproduktif ketika masih membela Liverpool, Torres menyatakan masih ingin membela Chelsea. Ketika menjadi juara liga Eropa, Torres menyumbangkan satu gol Chelsea ke gawang Benfica. Musim lalu, Torres juga berjasa membawa Chelsea menyingkirkan Barcelona di babak semifinal liga Champions sebelum jadi juara setelah mengalahkan Bayern Munich melalui adu penalti. (The Sun)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka