Gaji Ditunggak, Bekas Pelatih Bontang FC Mengadu ke PSSI

Eddy Simon Badawi, pelatih yang kini membesut Persiba Balikpapan mengaku, hingga kini sisa gajinya belum dilunasi iKalteng FC dan Bontang FC

BERITA , OLAHRAGA

Kamis, 02 Apr 2015 10:16 WIB

Author

Teddy Rumengan

Gaji Ditunggak, Bekas Pelatih Bontang FC Mengadu ke PSSI

KBR, Balikpapan – Eddy Simon Badawi, pelatih yang kini membesut Persiba Balikpapan mengaku, hingga kini sisa gajinya belum dilunasi dua klub yakni Persepar Palangkaraya, yang kini mengganti nama menjadi Kalteng FC, dan Bontang FC.

Menurutnya, masih ada ratusan juta sisa gajinya yang belum dilunasi kedua klub tersebut Musim 2012, dia menjadi pelatih Bontang FC kemudian musim 2013 melatih Persepar, kedua klub itu saat itu sama-sama berlaga di kompetisi Indonesia Premier League (IPL)

Kata dia, sisa gaji di Persepar yang belum dilunasi sekitar Rp 165 juta, dari kontrak satu musim Rp 550 juta.. Sedangkan bersama Bontang FC sisa gajinya yang belum dilunasi sekitar Rp 350 juta.

“Saya dikontrak Rp 550 juta satu kompetisi 2013 itu, yang tersisa itu Rp 165 juta saja, belum dibayar (Persepar). Sudah beberapa kali ditagih, waktu saya ke sana juga baik-baik ngomong (minta dilunasi). Mereka menghindar, saya sms tidak dibalas. Saya akan lakukan gugatan,” kata Eddy Simon, Kamis (2/4/2015)

Eddy Simon mengaku masih menyimpan bukti klausul kontrak yang  ditandatangi bersama dengan managemen kedua klub. Jika memang tak juga dilunasi, Eddy Simon mengancam akan mengadukan ke PSSI, AFC maupun FIFA.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Aktif di Dunia Maya, Perempuan Rentan Radikal

Mau Lawan Bullying? Mari Kembali ke Keluarga

Kabar Baru Jam 18