Bagikan:

Tokyo Verdy Ucapkan Terima Kasih ke Warganet Indonesia, Efek Pratama Arhan?

Sampai berita ini ditulis, pengikut mereka sudah tembus lebih dari 305 ribu.

OLAHRAGA

Jumat, 18 Feb 2022 12:18 WIB

Tokyo Verdy ucapkan terima kasih ke warganet Indonesia.

Tangkapan layar status Tokyo Verdy di Instagram, Jumat (18/2). Foto: Instagram

KBR, Jakarta- Klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy mengucapkan terima kasih kepada warganet Indonesia. Musababnya, pengikut akun Instagram klub yang berdiri sejak 1969 itu melonjak berkali lipat dibanding sebelumnya.

Bahkan, kini Verdy jadi klub J League dengan jumlah pengikut terbanyak di Instagram. Sampai berita ini ditulis, pengikut mereka sudah tembus lebih dari 305 ribu.

Angka ini mengalahkan Urawa Reds Diamonds, klub yang berkompetisi di J1 League, yang memiliki 126K followers, atau Vissel Kobe, klub J2 League yang memiliki pengikut 280K.

Salah satu faktornya ialah pemain rekrutan anyar mereka, yakni Pratama Arhan, bekas bek PSIS Semarang yang kini dikontrak Tokyo Verdy. Tak butuh waktu lama bagi Verdy mencapai jumlah pengikut sebanyak itu. Dua hari selepas pengumuman Pratama Arhan sebagai pemain mereka, pengkut akun Instagram mereka melonjak drastis.

"Thank you, arigato, terima kasih, obrigado, gracias. Tokyo Verdy menjadi klub J League dengan follower terbanyak di Instagram," begitu ungkapan Verdy seperti dikutip di akun Instagram mereka, Jumat, 18 Februari 2022.

"Terima kasih telah mengikuti," tulis Verdy, disertai lambang bendera Merah Putih Indonesia, dan emoji tangan bersalaman serta lambang cinta berwarna hijau---warna khas klub yang bermarkas di Tokyo ini.

Unggahan ini lantas disukai puluhan ribu akun, dan ribuan komentar, yang sebagian besar dari Indonesia.

"Arhan effects," tulis @fandiwa***, di laman komentar, Jumat, (18/2).

Sebelumnya akun Instagram, Tokyo Verdy mengucapkan selamat datang kepada Pratama Arhan, pemain PSIS Semarang yang direkrut dalam bursa transfer musim ini. Pemain timnas itu dikontrak dua tahun dengan status bebas transfer.

"Peraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Kejuaraan Sepak Bola ASEAN (Piala AFF) tahun 2020! Selamat datang dan selamat bergabung, Arhan!" demikian bunyi takarir Tokyo Verdy, seperti dikutip KBR dari akun Instagram mereka, Rabu (16/2).

Bebas Transfer

Di hari yang sama, Pratama Arhan juga mengunggah foto dirinya sedang menandatangani sejumlah berkas bersama Dusan Bogdanovic. Dusan ialah agen pemain sepak bola berkewarganegaraan Serbia, yang bernaung di agensi Level Up Asia.

Sebelum menangani Arhan, Dusan juga menangani proses kepindahan Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman ke FK Senica, klub asal Slowakia.

Dalam takarirnya di Instagram, Pratama Arhan berjanji akan berusaha 100 persen untuk membantu Verdy ke J1 League, dan merebut hati para penggemar di sana.

"Sebuah kehormatan bisa bergabung dalam proses transfer dari PSIS ke Tokyo Verdy, salah satu tim paling sukses di sejarah sepak bola Jepang," tulis Arhan, seperti dikutip KBR dari akun @pratamaarhan, Rabu (16/2).

Pemain yang terkenal dengan lemparan ke dalamnya ini menambahkan, proses transfer tak akan berhasil tanpa bantuan dari keluarga besar PSIS Semarang, para fans, dan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, serta Dusan Bogdanovic.

Arhan Ambassador PSIS Semarang

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dalam unggahannya di Instagram mengatakan PSIS tidak akan mempersulit karir pemain binaan mereka. Arhan adalah pemain jebolan akademi PSIS Semarang.

"Arhan kami lepas tanpa biaya transfer satu rupiah pun. Arhan anak baik sepakat berkomitmen dengan PSIS, bahwa sejauh mana Arhan pergi, Arhan tetap memiliki rumah di Indonesia, yakni PSIS Semarang. Arhan juga akan menjadi ambassador PSIS di level internasional," tulisnya.

Baca juga:

Editor: Ardhi Rosyadi

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending