Roy Suryo: Pemerintah Tidak akan Satukan PSSI dan KPSI

Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak akan menyatukan dua organisasi sepakbola yang mengklaim sebagai induk sepakbola Indonesia, yaitu PSSI dan KPSI.

OLAHRAGA

Rabu, 23 Jan 2013 16:32 WIB

Author

Ade Irmansyah

Roy Suryo: Pemerintah Tidak akan Satukan PSSI dan KPSI

PSSI dan KPSI

KBR68H, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak akan menyatukan dua organisasi sepakbola yang mengklaim sebagai induk sepakbola Indonesia, yaitu PSSI dan KPSI.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo mengatakan, pemerintah sudah tidak percaya lagi dengan kedua organisasi tersebut. Roy Suryo mengatakan ada kemungkinan muncul induk sepakbola baru tanpa melibatkan kepengurusan PSSI dan KPSI yang selama ini kerap bertikai.

“Yaitu secara mendadak agak insidentil, saya di TVRI ketemu dengan dua pengurus KPSI dan saya mendengarkan semua aspirasinya, kebetulan lagi ketika tiba dikantor sebuah stasiun TV membuat EFT disitu dan wawancara disitu datanglah pak Johar Arifin dan kemudian saya ngobrol juga, menyampaikan masukan juga dan saya tetap pada sikap harus diambil sebuah keputusan oleh pemerintah adalah memilih salah satu atau tidak memilih kedua-duanya dan saya tidak memberi opsi menyatukan,” ujar Roy Suryo.

Itu ditegaskan Roy Suryo usai bertemu pengurus PSSI dan KPSI hari ini.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mengintruksikan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) baru, untuk segera benahi kisruh di tubuh PSSI. FIFA memberikan tenggat waktu hingga Maret agar dualisme kepengurusan sepakbola di Indonesia segera diselesaikan. Dualisme ini mengakibatkan Indonesia terancam menghadapi sanksi FIFA.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi