Bagikan:

Libur Nataru, Lonjakan Penumpang di Bandara Sepinggan Diperkirakan Capai 36 Persen

"Nah, ini luar biasa. Dari kemarin tanggal 15 Desember kalau kita bicara pergerakan penumpang itu sudah melewati 14 ribu per hari nya, bahkan mendekati 15 ribu"

NUSANTARA

Senin, 19 Des 2022 15:15 WIB

Libur Nataru, Lonjakan Penumpang di Bandara Sepinggan Diperkirakan Capai 36 Persen

pemandangan udara Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kaltim. (Foto: PT Angkasa Pura I)

KBR, Balikpapan - PT Angkasa Pura I Balikpapan, Kalimantan Timur memperkirakan lonjakan penumpang mencapai 36 persen, di momentum Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang. 

Lonjakan ini diperkirakan sekitar 196 ribu keberangkatan dan kedatangan sepanjang momen Natal dan Tahun Baru 2023.

Menurut Manager Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan Rika Danakusuma, angka kenaikan penumpang ini telah mendekati angka sebelum pandemi covid-19.

"Kalau penumpang kenaikannya itu bisa 36 persen Nataru ini dibandingkan tahun yang lalu. Nah, ini luar biasa. Dari kemarin tanggal 15 Desember kalau kita bicara pergerakan penumpang itu sudah melewati 14 ribu per hari nya, bahkan mendekati 15 ribu. Artinya penumpang telah mendekati sebelum saat pandemi 2019,” katanya di Balikpapan, Senin (19/12/2022).

Rika juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 23 hingga 26 Desember 2023. Sedangkan puncak arus balik mulai dari 30 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

"Jakarta, Surabaya hingga Makassar masih menjadi tujuan tertinggi," jelasnya.

Namun sejauh ini, belum ada penambahan pesawat di Bandara Sepingan, Balikpapan, imbuh Rika.

Baca juga:

Selain itu, PT Angkasa Pura I Balikpapan juga membuka posko Natal dan Tahun Baru, mulai 19 Desember 2022 (hari ini, red) hingga 4 januari 2023.

"Posko dibuka untuk melayani penumpang, termasuk koordinasi seluruh stakeholder di bandara," tambah Rika Danakusuma.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Episode 3: Mengapa Bisa Terjadi Kekerasan Seksual di Pesantren?

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending