Bagikan:

Jelang Tahun Baru, Klinik Tes Cepat Antigen Tak Berizin Marak di Banyuwangi

“Ini kan demi keselamatan masyarakat, demi keselamatan para petugas, yang harapannya seluruh ketentuan yang berlaku bisa diikuti,"

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 31 Des 2021 12:59 WIB

Jelang Tahun Baru, Klinik Tes Cepat Antigen Tak Berizin Marak di Banyuwangi

Suasana penyebrangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: KBR/Hermawan Arifianto)

KBR, Banyuwangi - Klinik layanan tes cepat antigen di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, semakin marak saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 ini.

Menjamurnya layanan tes cepat antigen itu terlihat di sepanjang kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi.

Hanya saja, data dari Dinas Kesehatan Banyuwangi menyebut, dari puluhan layanan tes cepat antigen ini, hanya 5 yang mengantongi izin.

“Ini kan demi keselamatan masyarakat, demi keselamatan para petugas, yang harapannya seluruh ketentuan yang berlaku bisa diikuti," kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat di Banyuwangi, Jumat (31/12/2021).

Selama ini, kata dia, Dinas Kesehatan Banyuwangi melakukan langkah persuasif untuk menertibkan klinik tes cepat antigen ini.

"Yang kami lakukan selama ini persuasif, kalau belum juga nanti kita lakukan penertiban dan kita minta ditutup jika seluruh ceklis atau sebagainya tidak dipenuhi,” tegas Amir Hidayat.

Dinas Kesehatan Banyuwangi mencatat, banyak klinik yang belum mengajukan izin operasi di luar Kawasan Pelabuhan.

"Mereka rata-rata mengandalkan izin di klinik induk lalu membuka cabang di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Ketapang," ungkapnya.

Berita daerah lainnya:

Padahal, lanjut Amir, sesuai dengan Permenkes Nomor 114 Tahun 2020, klinik layanan tes covid-19 ini tidak diperkenankan untuk membuka pos pembantu.

Amir juga mengingatkan, agar klinik di luar Pelabuhan bisa menerapkan prosedur pemeriksaan swab dengan benar.

"Karena dari temuan di lapangan ada klinik yang mengeluarkan hasil rapid test terlebih dahulu. Padahal belum ada tes yang dilakukan. Seharusnya surat hasil tes cepat antigen baru dikeluarkan setelah tes dilakukan," jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan klinik atau layanan tes cepat antigen tersebut memiliki sisi positif dan negatif.

Dari sisi positif, klinik di luar pelabuhan mempermudah pelayanan tes cepat, di mana calon penumpang kapal bisa dengan cepat mengakses kebutuhan tes cepat antigen.

"Namun sisi negatifnya banyak layanan yang tidak mengantongi izin, dan dikhawatirkan klinik tersebut tidak memberikan layanan sesuai dengan protokol yang tepat," imbuh Amir Hidayat.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Menyongsong Terbitnya Rupiah Digital

Episode 4: Relasi Kuasa: Akar Kekerasan & Pengaturannya Dalam UU TPKS

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Most Popular / Trending