Sebuah Jembatan di Kabupaten Aceh Utara Putus Diterjang Banjir

Berdasarkan data sementara ada sekitar 11 ribu warga Kabupaten Aceh Utara, mengungsi akibat banjir susulan setinggi 1-2 meter. 

NUSANTARA

Senin, 14 Des 2020 11:58 WIB

Author

Erwin Jalaludin

Sebuah Jembatan di Kabupaten Aceh Utara Putus Diterjang Banjir

Jembatan penghubung 3 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, putus diterjang luapan air Sungai Krueng Pasee. Foto: Istimewa.

KBR, Aceh- Jembatan penghubung tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, putus diterjang derasnya air Sungai Krueng Pasee, Minggu (12/13). Tiga kecamatan itu adalah Matangkuli, Syamtalira Aron, dan Pirak Timu.

Akibatnya akses menuju wilayah itu terputus. Padahal ribuan warga di tiga kecamatan tersebut saat ini juga menjadi korban banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara, Edi Anwar mengaku sudah mengerahkan perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu kebutuhan logistik dan penyeberangan warga.

Edi mengatakan bakal mengupayakan pembangunan jembatan darurat, untuk membantu transportasi warga.

"Kita untuk itu bisa dibangun kembali, kita mohon ke pemerintah provinsi, supaya bisa dibangun paling tidak jembatan begitu jugalah... karena kita di kabupaten tidak punya anggaran. Kita minta ke provinsi dengan surat Pak Bupati dan sekarang lagi diproses," kata Edi Anwar kepada KBR, Minggu malam (13/12).

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Edi Anwar mengaku pemerintah daerah kewalahan menanggulangi dampak banjir dalam sepekan terakhir. Sebab, selain jembatan, ada juga puluhan tanggul dan bendungan yang jebol terkena banjir.

Berdasarkan data sementara ada sekitar 11 ribu warga Kabupaten Aceh Utara, mengungsi akibat banjir susulan setinggi 1-2 meter.

Banjir Meluas dan Longsor

Banjir susulan juga terjadi di beberapa kabupaten, yakni Aceh Timur, Aceh Jaya, Aceh Selatan, dan Kota Lhokseumawe.

Cuaca buruk disertai hujan deras juga mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa wilayah. Seperti Gayo Lues, Singkil, Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Nagan Raya.

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem di Aceh, akan terus berlanjut hingga pengujung akhir tahun.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Vaksin COVID-19: Kenali Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)