Bagikan:

Positif Covid-19, Bupati Cilacap Kerja dari Tempat Isolasi

"Saya harus bekerja. Karena kalau saya diam, saya (merasa) sakit. Dan saya tetap berolahraga,”

NUSANTARA | RAGAM

Sabtu, 12 Des 2020 06:21 WIB

Positif Covid-19, Bupati Cilacap  Kerja dari Tempat Isolasi

Tangkapan layar video Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, bekerja dari rumah karena positif Covid-19. (Kominfo)

KBR, Cilacap-   Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mulai bekerja meski masih menjalani isolasi akibat terpapar Covid-19. Bupati menjalankan tugas dari rumah dinasnya, di kompleks Pendopo Wijayakusuma, Cilacap.

Dalam video Kominfo Cilacap, tampak bupati memeriksa sejumlah berkas dan kemudian menandatanganinya. Ia berkantor di teras rumah dinas.

Bupati juga menyatakan, dia mulai bekerja untuk memastikan roda pemerintahan Cilacap dan pelayanan untuk masyarakat tak terganggu.

Tatto mengatakan akan lebih merasa bersemangat dan sehat saat bekerja. Sebaliknya, saat berhenti bekerja, dia merasa gampang sakit.

Karenanya, meja kerja dipindah ke teras rumah dinas, agar mendapat udara segar dan mempercepat pemulihan.

“Saya sudah mulai bekerja lagi, setelah dinyatakan positif Covid-19, hari Sabtu pekan kemarin. Saya bekerja di out door. Ini untuk memastikan, pelayanan terhadap masyarakat. Dan saya harus bekerja. Karena kalau saya diam, saya (merasa) sakit. Dan saya tetap berolahraga,” kata Tatto Suwarto Pamuji.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi menyatakan Bupati Cilacap melakukan protokol kesehatan dalam bekerja. Di antaranya, tanpa kontak langsung, menggunakan masker, sarung tangan, pembatasan jarak dengan orang lain. Selain itu tempat bekerja dan secara berkala didisinfeksi.

Dia meyakini dengan prokolol tersebut, risiko penularan ke pegawai bisa diminimalisir. Kata dia, langkah tersebut aman.


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Subsidi dan Tata Kelola Pupuk Indonesia