Bagikan:

Pilkada Serentak, 15 Ribu Petugas di Jatim Reaktif

"Tentu masing-masing kabupaten/kota juga berbeda prosentasenya. Ada Kota Pasuruan sampai 10 persen. "

RAGAM | NUSANTARA

Rabu, 09 Des 2020 11:50 WIB

Pilkada Serentak, 15 Ribu Petugas di Jatim Reaktif

Petugas KPPS mengenakan baju adat Jawa dan APD saat Pilkada Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Rabu (9/12/2020).(Antara/Syaiful Arif)

KBR, Surabaya- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Choirul Anam, mengatakan, sebanyak 15 ribu petugas KPPS diketahui reaktif dari hasil rapid tes yang diselenggarakan oleh KPU Jatim. Jumlah itu merupakan total dari 2 sampai 3% dari seluruh petugas KPPS yang ada di Jatim yakni 370 ribu orang. 

"Hasil proses pemeriksaan rapid test terhadap penyelenggara, khususnya kawan KPPS dan petugas ketertiban memang kami temukan ada. Kalau secara prosentase tidak banyak kurang lebih 2-3 persen yang reaktif," katanya pada Selasa (8/12/2020).

Anam mengatakan, jumlah atau persentase petugas KPPS yang reaktif di setiap kabupaten atau kota berbeda. Bahkan di beberapa wilayah seperti kota yang mengalami reaktif sampai 10%.

Kondisi itu   dikhawatirkan akan memicu terjadinya cluster penularan covid 19 saat Pilkada serentak 2020 digelar.

"Tentu masing-masing kabupaten/kota juga berbeda prosentasenya. Ada Kota Pasuruan sampai 10 persen. Kemudian ada juga Ngawi yang agak kecil 0,03 persen. Jadi masing-masing kabupaten/kota berbeda secara prosentase dan jumlah yang muncul reaktif," tambahnya.

Anda mengatakan meski mengalami reaktif pada rapif test, namun petugas KPPS tersebut belum tentu menderita covid-19.

Untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 pada Pilkada serentak 2020 kata 6 KPU Jatim telah menginstruksikan agar jumlah petugas KPPS di setiap TPS tidak lebih dari 5 orang.

Selain itu, KPU Jatim juga menghimbau agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara ketat ketika mendatangi TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.

"Kemudian terkait hal itu kami juga sudah melakukan kooridnasi dengan kawan-kawan di bawah (kabupaten/kota), kami ingin memastikan bahwa di setiap TPS itu tidak sampai ada yang lebih dari 2 atau tiga orang. Sepanjang di TPS ini KPPS-nya masih ada lima minimal, mereka tetap bisa melaksanakan tugas," pungkasnya.



Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ragam Syarat Beli Minyak Goreng Curah, Efektifkah?