Perayaan Natal saat Pandemi, Keuskupan Semarang Perketat Protokol Kesehatan saat Ibadah

"Tolong kalau dari yang luar kota agar memperlihatkan surat bebas Covid-19."

NUSANTARA | RAGAM

Rabu, 23 Des 2020 14:01 WIB

Author

Anindya Putri

Perayaan Natal saat Pandemi, Keuskupan Semarang Perketat Protokol Kesehatan saat Ibadah

Perayaan natal saat pandemi di panti Wreda Elim Yayasan Pelkris, Semarang, Jateng, Selasa (22/12). (Antara/Aji Styawan)

KBR, Semarang-  Keuskupan Agung Semarang (KAS) menerapkan protokol kesehatan secara khusus bagi Umat Katolik yang akan melaksanakan perayaan Natal pada 25 Desember mendatang. Koordinator Satuan Penanganan COVID-19 Keuskupan Agung Semarang ( KAS), Yr Edy Purwanto mengungkapkan penerapan prokes mengacu pada Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan Dampak COVID-19 KAS Nomor : 1301/A/X/2020-5 tentang Panduan Persiapan dan Pelaksanaan Perayaan Natal 2020 di Wilayah Keuskupan Agung Semarang.

"Kalau kesiapan masing-masing Paroki itu sudah disiapkan dengan baik oleh masing-masing Panitia Natal Paroki. Dalam kaitannya seperti tempat cuci tangan menggunakan hand sanitizer, kemudian jaga jarak tempat duduk di gereja,  berjarak 1 meter dengan umat semua sudah dijalankan," ungkap Romo Edy kepada KBR di Semarang, Rabu (23/12/20) .

Menurut Edy, selain pengetatan protokol kesehatan seperti jaga jarak dan pembatasan usia jamaah. Keuskupan  juga meminta agar   gereja tak memasang tenda tambahan agar jamaah yang akan melakukan ibadah tak membludak.

"Untuk jumlah jamaah memang dibatasi yakni 50 persen dari kapasitas tempat ibadah," jelasnya.

Ia juga mengimbau bagi jamaah yang berasal dari luar kota untuk membawa surat hasil tes cepat atau tes usap bebas COVID-19 yang masih berlaku. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penularan covid-19.

"Tolong kalau dari yang luar kota agar memperlihatkan surat bebas Covid-19." Pinta dia.

Dari informasi yang dihimpun KBR, total Paroki di Jawa Tengah sebanyak 107 Gereja akan menggelar Perayaan Natal 2020.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10