Cegah Penyebaran Covid, Terminal Tirtonadi Gelar Rapid Tes Antigen Gratis bagi Penumpang

"Tes swab antigen ini kita lakukan sampai tanggal 3 Januari, target setiap hari 800 orang."

RAGAM | NUSANTARA

Senin, 28 Des 2020 10:03 WIB

Author

Yudha Satriawan

Cegah Penyebaran Covid, Terminal Tirtonadi Gelar Rapid Tes Antigen Gratis bagi Penumpang

Tes swab antigen pada penumpang bus AKAP di terminal Tirtonadi Solo, Minggu (27/12). (Doc)

KBR, Solo-   Pengelola Terminal Tirtonadi melakukan tes swab antigen pada para penumpang bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang baru saja datang dari luar kota. Kepala Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto mengatakan ada enam petugas medis yang bergantian selama 24 jam melakukan tes rapid antigen. 

Menurut Joko, tes swab antigen gratis ini dilakukan selama libur Natal hingga Tahun Baru.

"Kita lakukan pada penumpang pemudik bus antar kota antar propinsi yang masuk ke Terminal Tirtonadi ini. Tes swab antigen ini kita lakukan sampai tanggal 3 Januari, target setiap hari 800 orang." Ujar  Kepala Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, Minggu (27/12). 

Lebih lanjut Joko mengungkapkan pemudik yang terdeteksi reaktif  COVID 19 akan ditempatkan di ruang isolasi yang berada di dekat pusat layanan medis Terminal. Satgas terminal akan menghubungi tim gugus tugas kota Solo untuk menjemput pemudik yang bersangkutan untuk menjalani perawatan dan karantina di lokasi yang sudah disiapkan.

Pemkot Solo menyiapkan sejumlah lokasi yaitu Kompleks Solo Techno Park untuk karantina pemudik, RSUD untuk pasien COVID 19 bergejala, dan Embarkasi Haji Donohudan Boyolali untuk pasien COVID 19 tanpa gejala atau OTG.


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10