Antisipasi Varian Baru Covid, Menkes Budi Perintahkan Balitbangkes Cek Ulang Pasien

"Kalau ditanya apakah ada atau tidak ada, saya jujur tidak tahu. Karena kan kita tidak tahu mungkin masuk dari Australia, masuk dari Filipina, masuk dari mana kan kita tidak tahu."

RAGAM | NUSANTARA

Rabu, 30 Des 2020 19:18 WIB

Author

Arie Nugraha

Antisipasi Varian Baru Covid, Menkes Budi Perintahkan Balitbangkes Cek Ulang Pasien

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Medsos Setpres)

KBR, Bandung- Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengaku telah memerintahkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) untuk memeriksa ulang contoh RNA dan DNA pasien Covid-19 secara acak dari berbagai rumah sakit. Tujuannya untuk melacak masuknya varian baru virus Covid-19 ke Indonesia.

Menurut Budi pemeriksaan varian baru virus Covid-19 ini, hanya bisa dilakukan di 12 laboratorium khusus yang tersebar di Indonesia. Salah satunya adalah laboratorium Balitbangkes.

“Saya sudah dapat enam (contoh) sudah di tes, belum ada. Tapi kalau ditanya apakah ada atau tidak ada, saya jujur tidak tahu. Karena kan kita tidak tahu mungkin masuk dari Australia, masuk dari Filipina, masuk dari mana kan kita tidak tahu. Tapi saya sudah minta supaya surveilans-nya bisa lebih baik,” ujar Budi dalam keterangan daring dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu, 30 Desember 2020.

Baca: Pandemi, Satgas Covid-19: Dalam 2 Bulan Kasus Naik Hampir 100 Persen

Budi mengatakan sebelumnya pemerintah telah melaksanakan antisipasi penyebaran varian baru virus Covid-19, dengan menutup akses keluar masuk ke Indonesia. Hal itu dilakukan agar mengurangi paparan dari virus terbaru.

Budi menjelaskan virus varian baru Covid-19 ini tingkat paparannya sangat tinggi namun tidak mematikan. Beda halnya dengan virus terdahulu yaitu SARS-CoV-19.

“Itu tidak usah bikin panik. Ada atau tidak ada, rumusnya tetap kok pake masker, cuci tangan dan jaga jarak. Jadi apakah itu ada strain jenis baru, jenis lama, jenis akan baru, jenis lama sekali selama kita pakai masker, cuci tangan, jaga jarak kans kita untuk kena kecil sekali,” kata Budi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi meninjau layanan pasien Covid-19 dengan mengunjungi IGD dan Ruang isolasi ICU Gedung Kemuning RSHS Bandung, bersama bersama Plt Dirjen P2P Kemenkes. Itu dilakukan untuk melihat kesiapan RSHS dalam mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di RSHS.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10