Lagi, Bima Dihantam Banjir Bandang

Ini merupakan kejadian kedua yang menimpa Bima.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 23 Des 2016 18:03 WIB

Author

Zaenudin Syafari

Lagi, Bima Dihantam Banjir Bandang

Banjir bandang yang menghantam Bima, NTB hari ini. (Foto: BPBD NTB)


KBR, Mataram- Kota dan Kabupaten Bima kembali diterjang banjir bandang sejak Jumat (23/12) siang. Bahkan banjir yang terjadi kali ini disebut-sebut lebih besar daripada yang terjadi Rabu lalu. Ribuan rumah warga terendam, beritu juga pasar dan toko-toko milik warga ikut terendam. Akibatnya stok pangan hilang dibawa arus. Warga Bima membutuhkan pasokan logistik dengan segera.

Hal itu disampaikan kasi Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB Agung Pramudya  Jumat (23/12) siang. Kata Agung, tim gabungan tidak mampu berbuat banyak karena arus bajir bandang masih deras dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Warga saat ini sedang mengungsi di dataran yang lebih tinggi serta ada juga yang naik ke lantai dua masjid setempat.

"Masyarakat di Kelurahan Tanju ini sudah mengungsi keluar, otomatis perabot dirumahnya terendam. Peralatan elektronik dan stok pangannya semuanya sudah habis. Jadi dibutuhkan bantuan logistik yang sangat besar, karena kota Bima ini bisa kita katakana lumpuh. Pasar pun terendam. yang jelas saya sendiri tidak bisa ke luar dan tidak bisa masuk," kata Agung Jumat (23/12/2016).

Agung mengatakan, logistik yang dipasok dari luar kota Bima Kamis kemarin masih kurang karena jumlah warga yang terdampak yang membutuhkan makanan sangat banyak. Karena itu dia mengharapkan agar semua pihak, termasuk kalangan swasta ikut berperan dalam membantu warga Bima yang sedang diterjang banjir. Saat ini listrik di Kota Bima sedang dipadamkan untuk keamanan warga mengingat gardu listrik ikut terkena banjir.  "Hujan mulai turun hujan jam 8 pagi sampai sekarang masih gerimis ( jam 17.00 WITA-red) kondisi malam hari diprediksi terjadi peningkatan hujan," ujarnya.

Relawan dari Kota Mataram sudah banyak yang berangkat ke Bima melalui perjalanan darat yang bisa ditempuh dengan waktu sekitar 12 jam. Mereka membawa logistik yang dibutuhkan oleh warga Kota dan Kabupaten Bima yang terdampak bencana banjir.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun