3 Desa di Banyumas Dilanda Longsor

Sebanyak tiga desa di Banyumas, Jawa Tengah dilanda longsor, Kamis (8/12/2016) malam.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 09 Des 2016 09:19 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

3 Desa di Banyumas Dilanda Longsor

Ilustrasi: Rumah terdampak longsor. (Foto: BPBD Cilacap)


KBR, Banyumas – Sebanyak tiga desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dilanda longsor, Kamis (8/12/2016) malam. Komandan Taruna Tanggap Bencana Banyumas, Heriana mengatakan, tanah longsor dipicu hujan deras yang terjadi sejak Kamis siang. Akibatnya, empat rumah tertimpa material longsor. Tingkat kerusakan beragam, mulai sedang hingga berat.

Dia pun memerinci, tanah longsor di Desa Karangendep RT 07 RW 02, Kecamatan Patikraja menimpa tiga rumah. Bangunan rumah rusak di bagian belakang. Sedangkan satu rumah lain di Desa Karangklesem, Purwokerto.

"Yang di Banyumas itu ada dua titik, yaitu di Desa Karangendep dan satunya lagi di Karangklesem, rumah roboh. Intinya ini nanti baru hari ini (penanganan). Semuanya tidak ada korban. (Patikraja) ada tiga rumah, sedangkan di Karangklesem satu rumah," jelas Heriana Adi Chandra, Jumat pagi (9/12/2016).

"Data sampai malam, artinya di beberapa titik itu ada lagi, tetapi tidak kena rumah dampaknya. Itu di Kebasen, tepatnya di Kaliwedi," imbuhnya.

Baca: Longsor Cilacap, Desa Ini Terisolir

Sementara di Kabupaten Cilacap, tanggul Sungai Cikawung di Desa Karangtengah, Kecamatan Cimanggu dilaporkan jebol padahal tengah dalam masa perbaikan. Tanggul ini jebol lantaran banjir besar, padahal perbaikan sudah mencapai 75 persen.

Relawan BPBD Kecamatan Cimanggu, Maksum mengungkapkan, tanggul jebol sepanjang 50 meter. Kata dia, air langsung melimpas ke sawah dan ladang warga. Hingga kini menurutnya, belum dilakukan penghitungan angka kerugian akibat bencana tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda Kawasan Cilacap, Banyumas, Purbalingga dan Kebumen. Prakirawan BMKG Pos Pengamatan Cilacap, Feriharti Nugrohowati mengatakan hujan lebat disertai petir juga berpotensi terjadi, terutama sore hingga malam hari. (ika)

Baca: Banjir dan Longsor Terjang Banyumas

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Sebut Sertifikasi Layak Nikah Tak Wajib

Super You by Sequis Online, Asuransi Online untuk Milenial