Kurangi Antrean Penumpang, Pelabuhan Ketapang Persingkat Waktu Bongkar Muat Kapal

Jumlah penumpang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur ke Gilimanuk, Bali, terus meningkat.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 24 Des 2015 19:35 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Kurangi Antrean Penumpang, Pelabuhan Ketapang Persingkat Waktu Bongkar Muat Kapal

Keterangan foto: Ribuan Kendaraan yang hendak menyebrang ke Pulau Bali memadati area parkir Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi Jawa Timur. Foto: KBR/Hermawan

KBR, Banyuwangi-­ Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mempersingkat bongkar muat kapal dari15 menit jadi 10 menit saja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi antrean penumpang jelang Natal. Menurut Manajer Operasional PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Wahyudi Susianto, mengatakan jumlah penumpang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur ke Gilimanuk, Bali, terus meningkat.

Kata dia, lonjakan penumpang ini terjadi sejak hari Rabu malam (23/12/2015). Berdasarkan data dari Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, penumpang sudah mencapai 25 ribu lebih orang per hari. Sedangkan, kendaraan roda dua mencapai 1300 unit lebih. Dan kendaraan roda empat pribadi mencapai 4400 unit lebih.

“Bahwa pada saat angkutan Natal dermaga MB3 yang kita operasian meskipun diprioritaskan untuk kendaraan­ kendaraan pribadi dan trevel atau sampai kapasitas yang mungkin bukan untuk truk. Namun untuk angkutan Natal dan Tahun Baru ini memang prioritas kita untuk kendaraan pribadi dan kendaraan penumpang pada umumnya, karena yang terjadi peningkatan di segmen itu,”kata Wahyudi Susianto, Kamis (24/12/2015).

Manajer Operasional PT ASDP Ketapang Banyuwangi Wahyudi Susianto menjelaskan, pihaknya juga menambah dua dermaga baik di Ketapang maupun Gilimanuk. Selain itu, pihaknya juga menambah kapal dari 22 kapal menjadi 29 kapal. Di samping itu ada 18 armada kapal cadangan yang siap dioperasikan. 

Berdasarkan pantauan KBR di lapangan, antrean kendaraan yang hendak menyebrang ke Pulau Bali terus memadati area parkir Pelabuhan Ketapang. Kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat pribadi dan bus pariwisata. Diperkirakan antrean kendaraan ini terus terjadi hingga mendekati tahun baru nanti.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Hutan dan Sabana Gunung Rinjani Terbakar

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Inggris Bersikeras Tinggalkan Uni Eropa 31 Oktober 2019

Kabar Baru Jam 17