Tarik 4 Jaksa di KPK, Kejagung: Kita Siapkan Stok 20 orang

Kejaksaan Agung telah menyiapkan 4 jaksa untuk mengganti jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah habis masa tugasnya dan sudah tidak bisa diperpanjang lagi. Empat orang itu sudah bertugas di KPK selama 10 tahun sejak saat KPK berdiri hingga

NUSANTARA

Kamis, 18 Des 2014 08:11 WIB

Author

Anto Sidharta

Tarik 4 Jaksa di KPK, Kejagung: Kita Siapkan Stok 20 orang

Tarik 4 Jaksa, Kejagung, KPK

KBR, Jakarta - Kejaksaan Agung telah menyiapkan 4 jaksa untuk mengganti jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah habis masa tugasnya dan sudah tidak bisa diperpanjang lagi. Empat orang itu sudah bertugas di KPK selama 10 tahun sejak saat KPK berdiri hingga kini.

Menurut Juru Bicara Kejaksaan Agung, Tony Spontana, pihaknya kini tengah menyiapkan administrasi penggantian empat jaksa itu.

“Kita siapkan administrasinya untuk menarik empat jaksa ini. Kita siapkan dulu tempat di sini di Kejaksaan Agung. Apalagi (KPK) membutuhkan lebih, kita siapkan stok 20 orang, KPK yang akan seleksi,” ujar Tony Spontana dalam perbincangan Sarapan Pagi KBR, Kamis (18/12).

Menurut Tony Spontana, penarikan jaksa itu diminta oleh pemimpin  KPK. Selain itu, penarikan jaksa bersamaan dengan rencana Kejaksaan Agung tengah menyiapkan dan membentuk tim Satuan Tugas Khusus Tindak Pidana Korupsi (Satgassus Tipikor) di bawah Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus).

“Jaksa di Jampidsus sudah keteteran. Ada jaksa yang menangani 19 kasus. Ini dari pengemabngan sdm kurang ideal jadi perlu penguatan,” ujar Tony.

Ia mengakui, selama ini selama ini selama ini pemberantasan korupsi di Jampidsus tidak fokus karena terbentur masalah struktural dan manajerial. Kelak, kata dia, anggota tim akan dibebaskan dari kedua tugas itu.

“Tim Satgassus Tipikor bersifat fungsional yang akan melulu menangani kasus korupsi yang dibebaskan dari tugas manajerial dan struktural,” kata pungkas Tony.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Filipina Memperingatkan Warga Siaga Karena Gunung Taal Berpotensi Meletus Lagi