Ribuan Warga Miskin Banyuwangi Belum Ambil Kompensasi BBM

PT Pos Indonesia cabang Banyuwangi Jawa Timur, mencatat hingga Rabu (10/12) masih ada sekitar 1600 lebih, dari 8000 lebih masyarakat miskin belum mengambil bantuan dana konpensasi kenaikan BBM tahap pertama.

NUSANTARA

Rabu, 10 Des 2014 16:23 WIB

Author

Hermawan

Ribuan Warga Miskin Banyuwangi Belum Ambil Kompensasi BBM

kompensasi, banyuwangi, bbm

KBR, Banyuwangi - PT Pos Indonesia cabang Banyuwangi Jawa Timur, mencatat hingga Rabu (10/12) masih ada sekitar 1600 lebih, dari 8000 lebih masyarakat miskin belum mengambil bantuan dana kompensasi kenaikan BBM tahap pertama.


Kepala PT Pos Indonesia Banyuwangi Eko Sumariyanto menduga, ada sejumlah kendala yang menyebabkan mereka belum mengambil dana kompensasi tersebut. Diantaranya orang yang bersangkutan meninggal dunia, berpindah alamat atau sedang keluar kota.


Kata Eko, PT Pos masih akan tetap menunggu mereka mengambil bantuan kompensasi sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Karena bantuan ini sifatnya simpanan, sehingga jika tidak diambil masih tersimpan di PT Pos Banyuwangi.


Eko Menjelaskan, 1600 orang itu merupakan penerima bantuan dana kompensasi kenaikan BBM tahap pertama pada bulan November lalu dengan cara tunai.


“Jadi untuk rata- rata yang belum mengambil bisa jadi katakanlah karena memang ini tidak punya keluarga atau tidak punya saudara ini kan kemungkinan dia merantau di luar pulau. Sebetulnya itu tidak ada batasan ya namanya saja program simpanan,” kata Eko Sumariyanto, Rabu (10/12).


Eko Sumariyanto menambahkan, untuk mempermudah pengambilan dana kompensasi ini, PT Pos juga mencairkan dana tersebut di Kantor Pos unit di sejumlah kecamatan. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Pos cabang.


Kata Eko, Bantuan ini dicairkan dengan dua mekanisme, yakni melalui e-cash atau transfer ke rekening penerima dan secara tunai. Jika memilih e-cash, penerima harus membuka rekening di Bank Mandiri.Cara ini dinilai lebih efektif untuk mencegah terjadinya pemotongan oleh pihak ketiga.


Kabupaten Banyuwangi dan Surabaya menjadi daerah percontohan pencairan bantuan secara e-cash. Namun, PT Pos Indonesia masih menunggu informasi terkait jumlah penerima bantuan dengan mekanisme tersebut.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Sudahkah Nasabah Asuransi Terjamin?

Aji: Waspada Tapi Jangan Bunuh Ular

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13