Enam Orang Tewas Terseret Banjir Aceh Utara

NUSANTARA

Sabtu, 27 Des 2014 10:26 WIB

Author

Erwin Jalaluddin

Enam Orang Tewas Terseret Banjir Aceh Utara

korban, banjir, aceh utara, sar, portalkbr

KBR, Lhokseumawe Bencana banjir di Aceh Utara merenggut korban jiwa. Enam warga dinyatakan tewas setelah terseret arus banjir. Menurut tim penyelamat, derasnya arus banjir menyebabkan mereka tak bisa menolong korban. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar membenarkan, lima jenazah korban itu ditemukan dilokasi banjir. Sedangkan, satu orang diantaranya masih dilaporkan hilang dalam musibah air bah terbesar 10 tahun terakhir didaerah itu.

”Menurut laporan dari posko-posko, dari relawan ada masyarakat yang hilang, seperti di Keudee Amplah waktu Kami turunkan Tim SAR tak berani turun karena airnya cukup deras. Kami harus berhati-ati juga jangan sampai Kita bantu orang bencana, Kita juga jadi mengalami bencana, ” kata Munawar menjawab portalkbr, Jum’at (26/12).

Dia menambahkan empat diantara korban tersebut berasal dari Aceh Utara, atas nama Syarbani, 57, Muhammad Abubakar, 49, Muhammad Hasyim, 14, dan Samsul Alam, 14. Sedangkan dua lainnya berasal dari Kota Langsa bernama Fadil, 14, dan dari kabupaten Aceh Timur, Jamalul Abdurrahman, 8 tahun. Khusus korban dari Aceh Utara, Samsul Alam, relawan dan tim SAR masih mencarinya.

Sebelumnya 11 kabupaten/Kota di Aceh dinyatakan, dilanda banjir. Masing-masing Sabang, Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Singkil. Bencana alam itu terparah terjadi di Kabupaten Aceh Utara dengan jumlah pengungsi mencapai 23.409 KK atau 94.426 jiwa. Dimana, kesemuanya tersebar di 285 Desa dalam wilayah 25 Kecamatan.

Sementara Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Sudirman meminta, Pemerintah Pusat untuk segera mengambil alih penanganan bencana banjir di Aceh. Hal itu sangat penting dilakukan, guna mengatasi terbatasnya sejumlah logistik dan alat penanggulangan bencana di daerah.

”Ini harus menjad perhatian serius, karena bencana sangat parah. Bahkan, sampai sekarang korban hanyut belum ditemukan di Aceh Utara. Ini harus disikapi langsung oleh Pemerintah, ” kata Sudirman alias Haji Uma ketika melakukan pencarian korban hilang akibat banjir di Krueng Keudee Amplah, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Polusi Udara Ibu Kota

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8