Buruh Jabar Ancam Datangi Rumah Gubernur

Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat mengancam mendatangi rumah dinas Gubernur Ahmad Heryawan. Hal itu akan terjadi jika gubernur tak mengumumkan besaran insentif upah minimum kota (UMK) akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM

NUSANTARA

Jumat, 19 Des 2014 16:01 WIB

Author

Ari Nugraha

Buruh Jabar Ancam Datangi Rumah Gubernur

UMK, jawa barat

KBR, Bandung - Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat mengancam mendatangi rumah dinas Gubernur Ahmad Heryawan. Hal itu akan terjadi jika gubernur tak mengumumkan  besaran insentif upah minimum kota (UMK) akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), Jumat (19/12). 


Menurut salah satu pimpinan buruh dari SPSI 92, Adjat Sudrajat, beberapa kali aksi unjuk rasa damai terkait tuntutan ditetapkan besaran intensif UMK dianggap tidak mempan untuk memaksa gubernur mendatangi buruh.


"Kami atas nama pribadi dan seluruh jajaran ketua ketua serikat buruh, serikat pekerja seluruh peserta aksi siap dipanggil atau pun ditahan di Polda Jawa Barat," ujarnya saat berorasi di Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Diponogoro, Bandung, Jumat (19/12).


Adjat Sudrajat mengatakan hari ini merupakan tenggat waktu yang ditentukan buruh kepada gubernur Jawa Barat mengumumkan besaran intensif UMK senilai 2,58 persen dari rekomendasi upah yang telah ditetapkan. Adjat menegaskan tidak ada alasan lagi bagi gubernur menolak bertemu dengan buruh.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10