Belasan Kecamatan di Situbondo Rawan Banjir Bandang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Jawa Timur, mendata ada sekitar 13 kecamatan di daerahnya rawan terjadi banjir bandang pada musim penghujan ini.

NUSANTARA

Senin, 01 Des 2014 14:28 WIB

Author

Hermawan

Belasan Kecamatan di Situbondo Rawan Banjir Bandang

banjir, situbondo

KBR, Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Jawa Timur, mendata ada sekitar 13 kecamatan di daerahnya rawan terjadi banjir bandang pada musim penghujan ini.


Menurut Kepala BPBD Situbondo Zainul Arifin, daerah itu diantaranya, Kecamatan Banyuglugur, Besuki, Subo, Melandingan, Bungatan, Asembagus, Banyuputih dan Kecamatan Situbondo. Kata dia, daerah itu rawan banjir bandang karena dilewati oleh sejumlah sungai besar.


Sehingga kata Zainul, jika terjadi hujan lebat debit air akan meluap ke permukimam warga. Zainul mengatakan, banjir bandang di Situbondo terjadi karena kiriman air hujan dari Kabupaten Bondowoso yang daerahnya berada di hulu sungai.


Sehingga jika di Kabupaten Bondowoso terjadi hujan lebat, bisa dipastikan Kabupaten Situbondo yang berada di hilir sungai akan banjir.


“Semuanya rawan cuma tinggal kita melihat dari curah hujan. Karena ini kan air kiriman dari Bondowoso. Kita melihat dari situasi kondisi di Bondowoso. Kalau di Bondowoso itu curah hujannya sangat deras itu wilayah barat, maka Situbondo bagian barat yang kena,” kata Zainul Arifin. (1/12).


Zainul Arifin menambahkan, untuk deteksi dini potensi banjir badang, Pemerintah Situbondo telah memasang sirine peringatan di sujumlah titik. Diantaranya di sungai Sampean. 


Kata Zainul, sirine peringatan ini akan berbunyi jika debit air sungai mencapai 4 meter. Jika sudah berbunyi maka masyarakat yang bermukim di bantaran sungai harus siap dievakuasi ke daerah yang aman.


Selain rawan banjir badang, tiga kecamatan di Kabupaten Situbondo juga rawan banjir, daerah itu adalah Kecamatan Subo, Sumbermalang dan Kecamatan Jatibanteng. Khusus di Kecamatan Subo, tepatnya di Desa Mojodungkul, sejak setahun yang lalu masyarakatnya telah direlokasi ke daerah lain. Sebab di daerah itu tanahnya retak dan tidak layak ditempati.


Pemerintah Kabupaten Situbondo telah mengeluarkan status siaga banjir bandang di daerahnya. BPBD Situbondo juga telah menyiagakan sejumlah peralatan, jika sewaktu- waktu terjadi bencana di Situbondo. 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pansel Capim KPK Diminta Tak Loloskan Kandidat Bermasalah