Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Bandung Dibujuk untuk Mengungsi

KBR, Jakarta - Sejumlah relawan dan tim SAR akan membujuk warga yang masih bertahan di lantai 2 rumah mereka akibat banjir yang melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ini karena poteni hujan masih akan terus terjadi hingga Januari nanti.

NUSANTARA

Sabtu, 27 Des 2014 11:18 WIB

Author

Indra Nasution

Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Bandung Dibujuk untuk Mengungsi

bandung, banjir, pengungsi, bpbd, portalkbr

KBR, Jakarta - Sejumlah relawan dan tim SAR akan membujuk warga yang masih bertahan di lantai 2 rumah mereka akibat banjir yang melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ini karena poteni hujan masih akan terus terjadi hingga Januari nanti. Deputi Penanganan Darurat BNPB Tri Budiarto mengkhawatirkan hujan yang terus turun akan merendam lantai 2 rumah warga.

Dan kalau kita ke dalam hampir setiap rumah disiapkan lantai dua, karena banjir kali ini tidak muncul tiba-tiba, tetapi sudah bertahun-tahun, nah karena mereka hidup di tempat yang selalu banjir, mereka secara individual membuat rumah lantai dua, dengan pikiran kalau banjir di lantai 1 mereka bisa pindah ke lantai 2," kata Tri kepada KBR

Hingga kini 10 ribu warga di delapan kecamatan mengungsi. Titik pengungsian juga terus bertambah menjadi 25 titik seiring meningkatnya intensitas banjir di Kabupaten Bandung. Terdapat 4 titik dapur umum, satu di antaranya dapur umum dari pusat. Kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan, air bersih, pakaian, selimut, pakaian anak, susu anak,obat-obatan dan lainnya.

Sementara, pemerintah melalui Kementerian Sosial sudah mengirimkan tambahan logistik bagi pengungsi korban banjir di sejumlah daerah di Tanah Air. Ini dilakukan setelah sejumlah daerah di tanam air terendam banjir. Diantaranya; Aceh dan Jawa Barat."Seperti di Aceh kita sudah kirimkan logistik. Begitu juga Bandung, sudah ada tambahan stok penyangga dari pusat," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Bogor, Jumat.

Selain itu, Kemensos juga sudah mendirikan dapur umum dan menambah personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mengoperasikan dapur umum tersebut.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

RUU KPK Disahkan, Masyarakat Sipil Lanjutkan Penolakan

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Polusi Udara Ibu Kota