Aset Masjid Ahmadiyah di Banjar Raib Pasca Disegel Pemda

KBR, Jakarta - Aset milik jemaah Ahmadiyah di Masjid Istiqomah di Kota Banjar Jawa Barat banyak yang raib, pasca masjid itu disegel pemerintah daerah sejak 2011. Jemaat Ahmadiyah di Banjar, Jawa Barat, meminta kepolisian mengamankan asetnya di lingkungan

NUSANTARA

Sabtu, 06 Des 2014 10:43 WIB

Author

Rio Tuasikal

Aset Masjid Ahmadiyah di Banjar Raib Pasca Disegel Pemda

Ahmadiyah, Banjar, Jawa Barat, penyegelan

KBR, Jakarta - Aset milik jemaah Ahmadiyah di Masjid Istiqomah di Kota Banjar Jawa Barat banyak yang raib, pasca masjid itu disegel pemerintah daerah sejak 2011.

Jemaat Ahmadiyah di Banjar, Jawa Barat, meminta kepolisian mengamankan asetnya di lingkungan mesjid Ahmadiyah Istiqomah Banjar.

Mubaligh Ahmadiyah, Mukhlis Ahmad menjelaskan, barang-barang di masjid itu terus hilang sejak masjid disegel pada 2011.

"Bahkan barang-barang pun yang ada di rumah ustadz di situ sudah hilang, ada yang mencuri," jelas Mukhlis ketika dihubungi KBR, Jumat (5/12) pagi.

Barang yang hilang itu antara lain sajadah dan alat pengeras suara. Begitu juga televisi dan parabola dan peralatan rumah tangga dari rumah ustadz pun ikut raib dicuri orang. Hanya Al-Quran yang masih tersisa.

"Kita belum meminta pertanggungjawaban. Tapi seharusnya, kalau ada yang menyegel itu berarti aset yang ada di dalamnya menjadi tanggung jawab pihak yang menyegel," ujar Mukhlis.

Mubaligh Ahmadiyah, Mukhlis Ahmad, mengatakan polisi tidak menjaga aset Ahmadiyah secara berkala. Polisi hanya datang ketika FPI mendatangi masjid, seperti saat masjid dilas untuk kedua kalinya November kemarin.

Sejak disegel Pemkot Banjar pada 2011, kondisi masjid Istiqomah terus memburuk. Pintu dan jendela masjid ditutup palang kayu. Pintu belakang masjid yang terhubung dengan rumah ustadz juga ditutup dan dilas.

Saat ini rumput liar sudah tumbuh tinggi di halaman sekitar masjid. Atap masjid juga mulai bocor karena genting sudah bergeser dan tidak pernah diperbaiki.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun