Ahok: Malam Tahun Baru Kita Ubah Jadi Doa Bersama

KBR, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melakukan perayaan malam pergantian tahun baru di sepanjang MH Thamrin sampai Sudirman. Perayaan itu bertajuk 'Jakarta Car Free Night'.

NUSANTARA

Rabu, 31 Des 2014 16:22 WIB

Author

Ade Irmansyah

Ahok: Malam Tahun Baru Kita Ubah Jadi Doa Bersama

Ahok, malam tahun baru

KBR, Jakarta - Pemerintah Provinsi  DKI Jakarta tetap melakukan perayaan malam pergantian tahun baru di sepanjang MH Thamrin sampai Sudirman. Perayaan itu bertajuk 'Jakarta Car Free Night'.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan ada perubahan acara disetiap panggung. Misalnya kata dia akan ada doa bersama untuk mengenang dan menghormati korban tanah longsor di Banjarnegara dan Korban Pesawat Air Asia yang baru ditemukan beberapa korban.

“Kita memang tidak merayakan, kita hanya merenungkan akan datangnya tahun baru. Kita juga tidak ada kernaval lagi dan kegiatan lain. Jadi acaranya hanya di panggung untuk mendoakan dan mengenang korban tanah longsor di Banjarnegara dan korban Air Asia. Rencananya dipanggung di titik Monas saya juga akan membagikan lilin untuk bersama kita mengenang dan menyongsong tahun depan agar lebih baik. (Ada kembang api tidak pak?) Kayanya kita tidak siapkan, tidak tahu kalau warga ingin siapkan,” ujarnya kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Rabu (31/12).

Sebelumnya, rencananya akan ada sembilang panggung hiburan yang tersebar di sepanjang rute JNF 2015, Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. 


Rencananya, Gubernur Ahok, wakilnya Djarot Saiful Hidayat, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono akan menghabiskan malam tahun baru di penyelenggaraan JNF 2015. Mereka akan bersama-sama berangkat menuju lokasi perayaan dari rumah dinas gubernur.

Kemudian, mereka bakal berjalan kaki dari Bunderan Hotel Indonesia ke Monas untuk menghadiri peluncuran "Wonderful Indonesia 2015" oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

'Kiat Membuat Quality Time Bareng Keluarga'

Kabar Baru Jam 7

Sekolah Tatap Muka Mesti Diawasi

Kabar Baru Jam 8

Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa