Polisi Belum Periksa Bupati Ngada

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) belum memeriksa Bupati Ngada, Marianus Sae terkait pemblokiran Bandara Turelelo Soa. Juru bicara Polda NTT, Okto Riwu mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi lainnya.

NUSANTARA

Senin, 30 Des 2013 07:33 WIB

Author

Novaeny Wulandari

Polisi Belum Periksa Bupati Ngada

bupati ngada, blokir bandara, Marianus Sae

KBR68H, Jakarta - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) belum memeriksa Bupati Ngada, Marianus Sae terkait pemblokiran Bandara Turelelo Soa. Juru bicara Polda NTT, Okto Riwu mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi lainnya. 


Kata dia, pemeriksaan saksi tersebut juga untuk menentukan jenis pelanggaran pidana yang dilakukan Bupati Ngada itu. Ia juga menegaskan jika pemeriksaan terhadap Bupati Ngada, Marianus Sae, tidak perlu izin gubernur dan presiden.


"Kita belum, ya, kita belum karena masih mendegar keterangan dari saksi. Nanti baru kita lihat dimana ada perbuatan-perbuatan yang merupakan pelanggaran pidana berkaitan dengan bupati. Ya nanti kita lihat yang berkaitan dengan bupati itu," ujar Okto saat dihubungi KBR68H.


Okto Riwu menambahkan, saat ini pihaknya telah memeriksa sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terkait pemblokiran Bandara Turelelo Soa di Kabupaten Ngada. 


Pekan lalu Bupati Ngada, Marianus Sae memerintahkan Satpol PP Ngada untuk memblokir bandara setempat setelah dirinya tidak mendapat tiket pesawat Merpati Nusantara Airlines dari Kupang ke Ngada. 


Marianus telah meminta maaf kepada publik, sementara kepolisian tetap memproses secara hukum. Sementara itu, kepolisian setempat telah menetapkan 15 petugas Satpol PP sebagai tersangka karena diperintah Marianus memblokir bandara tersebut.


Editor; Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Belajar dari Lonjakan Kasus di India

Kabar Baru Jam 7

Gua Hira dan Cahaya Semesta

Mr. Spock dan Homer Simpson: Dinamika Perilaku di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 7