Pemkot Cirebon: Musim Hujan, Waspadai Pohon Tumbang

Musim hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat, sejak dua bulan terakhir, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melakukan membuat langkah antisipasi banjir dan penebangan pohon.

NUSANTARA

Selasa, 17 Des 2013 15:02 WIB

Author

Suara Gratia

Pemkot Cirebon: Musim Hujan, Waspadai Pohon Tumbang

Pemkot Cirebon, Musim Hujan, Pohon Tumbang

KBR68H, Cirebon – Musim hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat, sejak dua bulan terakhir, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melakukan membuat langkah antisipasi banjir dan penebangan pohon.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cirebon, memangkas puluhan pohon angsana dan sejenisnya yang tumbuh mencapai ketinggian hingga 10 meter lebih di pinggir jalan. Pohon-pohon rindang yang tumbuh di pinggir jalan ini kerap dimanfaatkan warga untuk berteduh dan mendirikan temat usaha.

“Selama 3 hari ini sedikitnya sudah ada 8 pohon yang dipangkas di ruas  Jalan Kembar, Kecamatan Kesambi Kota Cirebon,” kata Kepala DKP Kota Cirebon, Sumanto.

Ia mengatakan, sejumlah pohon yang ada di alun-alun Keraton Kasepuhan dan sejumlah tempat lainnya juga akan dipangkas.

Sumanto menjelaskan, tidak sedikit ranting-ranting dan daun kering pohon angsana yang kondisinya saat ini membahayakan.

“Ranting-ranting tersebut bisa patah sewaktu-waktu dan menimpa orang maupun kendaraan yang melintas di bawahnya,” bebernya.

Sumanto meminta warga untuk mewaspadai bahaya pohon tumbang saat musim hujan tiba. “Warga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon yang usianya sudah tua,” imbuhnya. Karena, jika hujan deras disertai angin kencang  pohon yang usianya sudah tua dikhawatirkan rawan tumbang.

Khusus untuk pohon-pohon besar yang ada di rumah warga, Sumanto mengimbau agar segera ditebang dan digantikan dengan yang baru. “Jika kondisi pohon sudah mengkhawatirkan lebih baik ditebang saja dan digantikan dengan yang baru,” katanya. Penebangan ini menurut Sumanto lebih baik daripada pohon rubuh dan membahayakan bagi masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu seorang warga di Jalan Kembar Kelurahan Kejaksan Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, Wisnu Wardani mengungkapkan jika di daerahnya memang banyak pohon yang usianya sudah tua.

“Kami minta DKP tidak hanya melakukan pemangkasan saja,” ucapnya. Ia mengaku, pada saat musim panas keberadaan pohon di pinggir jalan membuat suasana jalan lebih teduh karena dapat menangkal sinar matahari secara langsung. Namun saat musim hujan tiba pohon-pohon besar ini membahayakan pengguna jalan karena sewaktu-waktu dapat rubuh, apalagi hujan dan angin yang bertiup sangat kencang.

Nono, salah seorang penjual stiker motor yang sehari-hari menjajakan dagangannya di bawah pohon besar di Jalan Raya Kesambi Kota Cirebon berharap, agar Pemkot Cirebon menebang pohon yang berpotensi membahayakan masyarakat, namun tidak membabat habis pohon tersebut, supaya pada saat musim panas warga tidak kepanasan. “Pohonnya jangan dihabisin semua,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

Sumber: Suara Gratia
Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17