Marak Aksi Penembakan, CCTV di Halte TransJakarta Ditambah

KBR68H, Jakarta - Badan Layanan Umum Transjakarta memastikan bakal menambah kamera pengintai atau CCTV di semua haltenya pada 2014 mendatang.

NUSANTARA

Kamis, 26 Des 2013 13:43 WIB

Author

Danu Mahardika

Marak Aksi Penembakan, CCTV di Halte TransJakarta Ditambah

aksi penembakan, halte transjakarta, CCTV

KBR68H, Jakarta - Badan Layanan Umum Transjakarta memastikan bakal menambah kamera pengintai atau CCTV di semua haltenya pada 2014 mendatang. Juru Bicara Transjakarta, Sri Ulina Pinem mengatakan, penambahan dilakukan guna mengindentifikasi pelaku kriminimal seperti penembakan di dalam dan sekitar halte transjakarta secara detail. Menurut dia, sepanjang tahun ini sudah lima kali penembakan halte Transjakarta.

"Akan ada penambahan CCTV yang menghadap jalur bus way. Sehingga diharapkan posisi itu bisa melihat orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang melakukan perusakan halte busway. Selain itu memperbaiki dan meningkatkan CCTV yang sudah ada," ujar Sri saat dihubungi KBR8H di Jakarta, Rabu (26/12).

Kejadian terakhir penembakan halte transjakarta terjadi di dekat Plaza Buaran Jakarta Timur Selasa lalu. Sebelumnya pernah terjadi di koridor 7 jurusan Kampung Melayu-Kampung Rambutan, koridor 9 jurusan Pinang Ranti-Pluit, dan koridor 11 jurusan Kampung Melayu-Pulogebang.

Tahun lalu juga terjadi beberapa kali aksi penembakan. Pada 4 Agustus 2012 sekira pukul 23.00 WIB di halte bus TransJakarta Cawang Otista di Jalan Otto Iskandar Dinata Jatinegara Jakarta Timur ditembaki oleh orang tidak dikenal juga. Akibat penembakan tersebut, halte koridor VII dengan jurusan Kampung Rambutan-Kampung Melayu tersebut mengalami pecah kaca di beberapa bagiannya.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme