Lagi, Polisi Tangkap 14 Imigran Gelap di Sulawesi Tenggara

Jalur darat antara Kolaka Utara dan Kolaka, Sulawesi Tenggara, kerap digunakan sebagai jalur baru bagi para pencari suaka. Ini terbukti pada Senin pagi (2/12), polisi setempat kembali menangkap 14 orang imigran gelap asal Negara Yaman dan Sudan.

NUSANTARA

Senin, 02 Des 2013 17:41 WIB

Author

Suparman Sultan

Lagi, Polisi Tangkap 14 Imigran Gelap di Sulawesi Tenggara

Imigran Gelap, Sulawesi Tenggara

KBR68H, Kolaka - Jalur darat antara Kolaka Utara dan Kolaka, Sulawesi Tenggara, kerap digunakan sebagai jalur baru bagi para pencari suaka. Ini terbukti pada Senin pagi (2/12), polisi setempat kembali menangkap 14 orang imigran gelap asal Negara Yaman dan Sudan. Lagi-lagi saat ditangkap para imigran gelap ini enggan untuk mengatakan tujuan mereka. Karena tidak bisa menunjukkan dokumen resmi berupa paspor dan visa, polisi pun menggelandang 14 orang asing tersebut ke kantor Polisi.
 
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Polres Kolaka, AKP Nazaruddin menjelaskan, 14 WNA itu dicegat oleh aparat Sat Lantas yang sedang melakukan pengaturan lalu. Imigran gelap ini menggunakan dua kendaraan roda empat yang dirental oleh seseorang dan akan menuju kota Kendari.
 
“Polres Kolaka berhasil menangkap lagi imigran gelap kebetulan pada saat anggota sat lantas Polres Kolaka mengadakan pengaturan pagi pada jam 6.20. Awalnya ini mereka dari Kolaka Utara menuju Kendari dan tertangkap di Kolaka. Sementara kita menunggu dari imigrasi untuk menjemput dan terserah imigrasi mau dikemanakan nantinya. Kenyataannya saat kita periksa tidak dilengkapi dokumen untuk masuk ke Indonesia,” tutur Nazaruddin di Kolaka.
 
Namun pengakuan dari sopir mobil yang mengangkut mereka mengatakan, para WNA ini akan dijemput di Kolaka Utara. Para sopir mobil rental diperintahkan oleh seseorang yang bernama Jon. Sebab Jon inilah yang merental dua mobil tersebut di Kendari.

Dalam pekan ini Polres Kolaka menangkap 20 imigran gelap dari berbagai negara. Pada awal tahun ini, polisi menangkap 32 imigran asal Iran yang akan mencari suaka di Australia.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Polemik TNI 'cawe-cawe' Copoti Baliho Rizieq Shihab

Kabar Baru Jam 8

Wagub DKI Ingatkan Sanksi Bagi Penolak Tes Covid-19 di Petamburan