Dinsos NTT Kembali Raih Penghargaan Pengelola Keuangan APBN 2013

Kementerian Keuangan menetapkan Dinas Sosial Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pengelola keuangan APBN terbaik pertama tahun 2013. Kepala Dinas Sosial NTT Petrus Manuk mengatakan, dinas yang dipimpinnya sudah dua tahun berturut-turut ditetapkan sebagai pe

NUSANTARA

Senin, 30 Des 2013 10:17 WIB

Author

Silver Sega

Dinsos NTT Kembali Raih Penghargaan Pengelola Keuangan APBN 2013

dinas sosial, ntt, pengelola keuangan, apbn

KBR68H,Kupang - Kementerian Keuangan menetapkan Dinas Sosial Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pengelola keuangan APBN terbaik pertama tahun 2013. Kepala Dinas Sosial NTT Petrus Manuk mengatakan, dinas yang dipimpinnya sudah dua tahun berturut-turut ditetapkan sebagai pengelola keuangan APBN terbaik.


"Ini tahun kedua kantor saya mendapat apresiasi positif dari Kementerian Keuangan sebagai pengelola APBN terbaik pertama. Tahun lalu, tahun anggaran 2012 juga menjadi APBN terbaik pertama. Ini motivasi yang luar biasa, mudah-mudahan ke depan bekerja lebih baik lagi. Yang kami lakukan bukan untuk mendapatkan posisi pengelola terbaik pertama. Karena ini ada penyerapan anggaran, penyelesaian berbagai kegiatan, program kegiatan itu sesuai dengan DIPA yang kami terima," kata Petrus Manuk.


Ia menambahkan, pihaknya bertekad untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan guna meningkatkan pelayanan kemasyarakatan di NTT. 


Selain Dinas Sosial NTT, Kementerian Keuangan juga menetapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT sebagai pengelola keuangan APBN terbaik kedua dan ketiga. Penghargaan sebagai pengelola terbaik telah diserahkan Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada penyerahan DIPA kepada para bupati dan wali kota se-NTT pada 20 Desember lalu. 


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ngobrol Serius, Tapi Santai: Tips Hadapi Hoax dan Hate Speech

Podcast Kita: Kekerasan terhadap Perempuan

Smara on 7 Podcast

Podokasi: Podcast Edukasi

Kabar Baru Jam 18