Diduga Sebarkan HIV, Kupang Moratorium Izin Pijat Tradisional

Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menghentikan sementara atau moratorium perizinan panti pijat tradisional. Wakil Wali Kota Kupang Herman Man menyebut panti pijat tradisional ikut menyebarkan HIV/AIDS di wilayah tersebut. Moratorium ini ini dil

NUSANTARA

Kamis, 12 Des 2013 14:05 WIB

Author

Silver Sega

Diduga Sebarkan HIV, Kupang Moratorium Izin Pijat Tradisional

HIV, aids, pijat tradisional, kupang

KBR68H, Kupang - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menghentikan sementara atau moratorium perizinan panti pijat tradisional. Wakil Wali Kota Kupang Herman Man menyebut panti pijat tradisional ikut menyebarkan HIV/AIDS di wilayah tersebut. Moratorium ini ini dilakukan untuk mengendalikan penyebaran HIV/AIDS.


"Untuk sementara ini saya beritahu mereka moratorium. Tidak beri kasih izin. Jangan ada tambah, jumlah kasus HIV AIDS kita makin banyak, 530. Kasus baru kita sudah meningkat ratusan, 142. Jadi pokoknya kasus kita naik. Sumbernyakan banyak, bisa dari mana, tapi dari pantauan kita dari lokalisasi, ini kita cari tahu. Saya bilang kalau memang kita bisa buktikan bahwa memang itu sumbernya saya tidak ragu-ragu tutup. Oleh karena itu saya minta kemarin Dinas Pariwisata moratorium," kata Herman Man.


Herman Man menambahkan, pemerintah Kota Kupang khawatir dengan cepatnya penyebaran HIV/AIDS. Dia mengatakan, pada 2012 hanya 71 kasus. Tetapi tahun ini, sejak Januari hingga Oktober, kasus HIV AIDS sudah 142 kasus. Herman Man menduga, panti pijat tradisional ikut menyebarkan virus mematikan tersebut. Dia meminta Dinas Pariwisata setempat  memantau aktivitas atau kegiatan 50 usaha panti pijat tradisional.  


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

KPK akan Mati Suri, Jokowi Didesak Keluarkan Perpu