BPBD: Waspadai Cuaca Buruk di Cianjur

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat menyatakan banjir bandang yang terjadi di Desa Cidamar dan Desa Kertajadi berangsur surut.

NUSANTARA

Kamis, 05 Des 2013 20:53 WIB

Author

Wiwik Ermawati

BPBD: Waspadai Cuaca Buruk di Cianjur

BPBD, Cuaca Buruk, Cianjur

KBR68H, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat menyatakan banjir bandang yang terjadi di Desa Cidamar dan Desa Kertajadi berangsur surut.

BPBD Cianjur, Asep Suhara menyatakan sebagian warga yang mengungsi telah kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur. Meski begitu, dua warga yang hilang dalam banjir Selasa lalu belum ditemukan hingga kini.

"Sudah, pembersihan rumah sudah, yang tergenang itu kan berdampaknya luas itu rata-rata sudah selesai dibersihkan,” kata Asep saat dihubungi KBR68H, Kamis (5/12).

Menurut Asep sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing. “Cuma yang di bibir pantai masih kita himbau untuk dikosongkan," tambah Asep.

Selasa lalu, hujan deras mengakibatkan banjir bandang di Desa Cidamar dan Desa Kertajadi, Cianjur Jawa Barat . Akibat banjir bandang tersebut ratusan warga mengungsi dan sekitar puluhan rumah rusak. Sementara, pada saat yang bersamaan juga terjadi longsor di Desa Cisaranten dan Desa Sukamuli, Cianjur, Jawa Barat.

Kepala BPBD Cianjur Asep Suhara mengimbau masyarakat tetap waspada dengan cuaca buruk yang terjadi di Cianjur dan sekitarnya. BPBD memperkirakan curah hujan tinggi terjadi selama Desember hingga Februari di daerah tersebut.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Akibat Pandemi, Angka Kehamilan dan Pernikahan di Jepang Turun

Survive Corona ala Gue

Bias Kognitif Dalam Masyarakat Saat Pandemi

Eps4. Berhitung Plastik pada Kopi Senja

Seribu Jalan Penolak Undang-undang Cipta Kerja